Angin Kencang dan Hujan Lebat Picu Pohon Tumbang di Karangasem, BPBD Lakukan Penanganan

Angin Kencang dan Hujan Lebat Picu Pohon Tumbang di Karangasem, BPBD Lakukan Penanganan

Penanganan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem oleh BPBD Karangasem-bpbdkarangasem1-instagram

KARANGASEM, DISWAYBALI.ID - Cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karangasem, Bali, pada Sabtu 27 Desember 2025. Hujan deras yang turun sejak pagi disertai angin kencang memicu beberapa kejadian pohon tumbang di berbagai titik.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, menjelaskan bahwa kondisi cuaca buruk berlangsung cukup lama, dari pagi hingga sore hari. 

Akibatnya, petugas BPBD bersama masyarakat harus turun menangani sejumlah laporan pohon tumbang.

BACA JUGA:Dihantam Cuaca Ekstrem, Kapal Pinisi Sharandy of The Seas Karam di Serangan

Arimbawa menyebut, sebagian kejadian sudah ditangani langsung oleh personel BPBD, sementara beberapa lainnya ditangani secara gotong royong oleh warga setempat. Penanganan difokuskan pada lokasi yang berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.

Sebagian besar pohon tumbang dilaporkan menutup badan jalan hingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Selain itu, ada juga kejadian pohon roboh yang menimpa bangunan serta kendaraan milik warga.

Di wilayah Kecamatan Selat, sebuah pohon enau berukuran besar roboh dan menimpa warung milik warga bernama I Nyoman Putra. Peristiwa tersebut menyebabkan atap warung rusak cukup parah dan tidak bisa langsung digunakan untuk berjualan.

Sementara itu, kejadian serupa juga terjadi di Kecamatan Manggis. Sebatang pohon kelapa tumbang dan menghantam satu unit sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi. Kendaraan tersebut dilaporkan mengalami kerusakan cukup serius.

Meski menimbulkan kerugian material, BPBD Karangasem memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam seluruh rangkaian kejadian tersebut.

BACA JUGA:Pohon Berukuran 25 Meter Timpa Garasi Warga, BPBD Tangani Pohon Tumbang di Kesimpar

BPBD Karangasem mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca di wilayah Bali, khususnya Karangasem, masih berpotensi hujan lebat disertai angin kencang. Warga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak, terutama di kawasan yang banyak ditumbuhi pohon besar.

Selain itu, Arimbawa juga mengingatkan masyarakat yang memiliki pohon besar dan sudah berusia tua di sekitar rumah agar segera melakukan pemangkasan atau penebangan secara mandiri untuk meminimalkan risiko bencana saat cuaca ekstrem kembali terjadi.

Sumber: