Na Willa Siap Tayang 2026, Visinema Ajak Penonton Kembali ke Dunia Anak-Anak
Film Na Willa akan tayang saat libur lebaran 2026--X (twitter)
DENPASAR, DISWAYBALI.ID - Di tengah arus film Indonesia yang kerap dipenuhi oleh cerita besar dan konflik dramatis, film Na Willa justru memilih berjalan pelan. Film produksi Visinema Studios ini mengajak para penonton untuk menengok kembali dunia dari sudut pandang seorang anak kecil yang selalu melihat dunia dengan sederhana.
Film Na Willa dijadwalkan akan tayang pada momen libur Lebaran 2026, Na Willa hadir sebagai karya film panjang yang diadaptasi dari buku anak legendaris karya Reda Gaudiamo yang sejak lama dikenal karena kelembutan ceritanya dan kejujurannya dalam menangkap pengalaman masa anak-anak.
Film Na Willa menggunakan latar Surabaya di era 1960-an dan tidak menjanjikan sebuah konflik besar apalagi alur yang penuh dengan ketegangan. Justru sebaliknya film Na Willa menawarkan perjalanan emosional yang terasa lebih menyenangkan karena didasarkan dengan kehidupan anak kecil.
BACA JUGA:Tayang di Netflix, Mens Rea Jadi Acara Stand Up Paling Spesial Milik Pandji Pragiwaksono
Dalam lanskap perfilman Indonesia yang kian dinamis, ada satu judul yang mencuri perhatian meskipun belum tayang di bioskop, film Na Willa. Film ini dipersiapkan sebagai salah satu tontonan keluarga penuh makna yang dijadwalkan tayang pada momen libur Lebaran 2026.
Tontonan yang sangat cocok untuk yang sedang mencari film dengan cerita yang ringan, hangat, dan sarat dengan pesan emosional. Na Willa merupakan adaptasi dari novel anak karya dari Reda Gaudiamo yang telah lama menjadi bacaan penuh nostalgia bagi banyak pembacanya dari berbagai generasi.
Buku yang dikenal dengan kemampuannya yang dapat menggambarkan dunia anak kecil dengan penuh kejujuran, kepolosan, dan tanpa harus berlebihan. Perspektif yang kemudian menarik minat Visinema Studios untuk membawa cerita tersebut ke layar lebar.
Sutradara yang menggarap film Na Willa, Ryan Adriandhy juga mengakui bahwa film Na Willa terasa istimewa karena di cerita tersebut terlihat bagaimana seorang anak perempuan yang masih anak-anak melihat dunia yang ada di sekelilingnya.
Daripada menghadirkan konflik yang besar dan dramatis, film ini justru menekankan kejadian-kejadian kecil dalam keseharian yang terasa penuh dengan kenangan nostalgia karena berbeda dengan film keluarga modern lainnya yang berlatar masa kini, Na Willa mengambil latar Surabaya pada era 1960-an.
BACA JUGA:Film Semua Akan Baik-Baik Saja Jadi Perbincangan, Test Cam Reza Rahadian Tuai Sorotan
Bukan hanya sekedar pilihan estetika, era tersebut memberi ruang untuk mengeksplorasi cara hidup yang sederhana tetapi masih kaya akan interaksi sosial dan nostalgia. Tim produksi bahkan melakukan riset dengan detail untuk dapat menghadirkan nuansa di zaman tersebut.
Tokoh utama Na Willa sendiri diperankan oleh Luisa Adreena, seorang aktris cilik pendatang baru dan nantinya akan beradu akting dengan Irma Rihi dan Junior Liem yang nantinya akan berperan sebagai kedua orang tua dari Na Willa.
Film ini sendiri nantinya akan menggembarkan kisah Na Willa sebagai sebuah perjalanan eksplorasi yang penuh dengan warna. Cerita yang mengikuti keseharian gadis kecil yang tinggal di sebuah gang sederhana di Surabaya.
Diawali dengan rutinitas biasa hingga tawa kecil bersama dengan teman-temannya, film ini menunjukkan bahwa kekayaan emosional bisa ditemukan dalam hal-hal yang sering dilupakan saat dewasa, sebuah pandangan yang terasa lebih jujur, polos, dan masih penuh dengan rasa ingin tahu.
Sumber: