OSA Catering Bali Syukuri Capaian 2025 dengan Aksi Sosial
Perayaan Natal dan Tahun Baru oleh OSA Catering Bali, Jumat 2 Januari 2025 malam, di Ballroom Catholic Center, Denpasar.-Rivansky Pangau-
DENPASAR, DISWAYBALI.ID - OSA Catering Bali menggelar perayaan Natal dan Tahun Baru bersama staf serta anak-anak yatim piatu dari Panti Asuhan Eben Haezer, Jumat 2 Januari 2025 malam, di Ballroom Catholic Center, Denpasar.
Owner OSA Catering Bali, Muliawan Santoso, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan usaha OSA Catering sejak Mei hingga Desember 2025.
“Baru enam bulan berjalan, kami bersyukur target-target yang kami tetapkan bisa tercapai,” ujar Muliawan.
BACA JUGA:Kebakaran Landa Pura Puseh Kintamani Jumat Pagi, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta
Selain staf internal, kegiatan ini turut mengundang anak-anak yatim piatu dari wilayah Sesetan dan lingkungan sekitar lokasi usaha.
“Tujuan utama kegiatan ini agar tim kami lebih bersyukur dan sadar masih banyak yang membutuhkan di luar sana,” katanya.
OSA Catering Bali menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah untuk anak-anak secara pribadi, makanan ringan, serta satu unit mesin cuci untuk Panti Asuhan Eben Haezer.
BACA JUGA:Awali 2026, Pemkab Jembrana Lantik Puluhan Pejabat di Kebun Kakao Warga
“Kami berharap bantuan ini bisa membantu kebutuhan harian dan kebersihan pakaian anak-anak di panti,” tambah Muliawan.
Acara tersebut juga dihadiri Uskup Denpasar, Mgr Silvester Tung Kiem San, serta para pendiri Lingkungan Banjar Hati Maria Tak Bernoda (BHMTB).
Muliawan menyebut OSA Catering Bali melayani pelanggan domestik dan mancanegara dengan konsep home service, termasuk wisatawan dari Australia, Rusia, Jakarta, dan masyarakat Bali.
BACA JUGA:Ramadhan Tinggal Hitungan Hari! Ini Prediksi Awal Puasa 1447 H
“Kami melayani berbagai acara, mulai dari wedding, family gathering, hingga pesta privat,” katanya.
Harga layanan OSA Catering Bali berkisar antara Rp250.000 hingga Rp750.000 per orang, tergantung paket dan menu yang dipilih, dengan bahan baku lokal dan impor.
Sumber: