Ditopang Saham Energi dan Keuangan, IHSG Sentuh Rekor Baru
Ilustrasi indeks yang menggambarkan pergerakan harga saham-Freepik-
DENPASAR, DISWAYBALI.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatat sejarah baru.
Pada akhir perdagangan Selasa, 6 Januari 2026, indeks utama Bursa Efek Indonesia itu ditutup di level tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH), tepatnya di posisi 8.933.
Penguatan IHSG hari ini terbilang solid, dengan kenaikan sebesar 74,42 poin atau setara 0,84 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
BACA JUGA:Pasca Reshuffle Kemenkeu IHSG Anjlok Hingga 1,28%, Ini Tanggapan Purbaya
Pergerakan positif ini didorong oleh mayoritas saham yang bergerak di zona hijau sepanjang sesi perdagangan.
Berdasarkan data penutupan, sebanyak 451 saham berhasil menguat, sementara 269 saham melemah dan 238 saham lainnya bergerak stagnan.
Nilai transaksi tercatat cukup besar yang mana mencapai Rp33,8 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 65,6 miliar saham.
Dari sisi indeks lainnya, kinerja bursa terpantau bervariasi. Indeks LQ45 naik 0,62 persen ke level 865, sedangkan IDX30 menguat tipis 0,07 persen ke posisi 442.
Sementara itu, indeks JII terkoreksi tipis 0,01 persen ke level 596, diikuti indeks MNC36 yang melemah 0,08 persen ke angka 349.
BACA JUGA:Shutdown AS hingga Data Ekonomi Domestik Diperkirakan Pengaruhi IHSG Pekan Ini
Mayoritas sektor saham turut menopang penguatan IHSG. Sektor energi, keuangan, teknologi, properti, infrastruktur, bahan baku, industri, hingga kesehatan kompak berada di zona hijau. Adapun satu-satunya sektor yang tercatat melemah pada perdagangan hari ini adalah sektor transportasi.
Untuk jajaran saham dengan penguatan tertinggi, PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) mencuri perhatian setelah melonjak 34,74 persen ke level Rp256.
Disusul PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) yang naik 34,68 persen ke Rp167, serta PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) yang menguat 34,51 persen ke posisi Rp152.
Di sisi lain, sejumlah saham justru mengalami tekanan. Saham PT Indo Premier Investment Management Tbk (XIML) turun paling dalam, terkoreksi 14,84 persen ke Rp218.
Sumber: