Ketua TP PKK Buleleng Dorong Kader Perkuat Gotong Royong Lewat Gerakan Kulkul dan Posyandu

Ketua TP PKK Buleleng Dorong Kader Perkuat Gotong Royong Lewat Gerakan Kulkul dan Posyandu

Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Buleleng melaksanakan rapat rutin yang dirangkaikan dengan sosialisasi Gerakan Kulkul.--Pemkab Buleleng.

BULELENG, DISWAYBALI.ID  - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Buleleng melaksanakan rapat rutin yang dirangkaikan dengan sosialisasi Gerakan Kulkul PKK–Posyandu di Gedung Laksmi Graha, Singaraja, Kamis, 8 Januari 2026.

Kegiatan ini digelar sebagai upaya menghidupkan kembali semangat gotong royong serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap berbagai program pemerintah.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, yang ditandai dengan pemukulan kulkul. 

Pembukaan acara turut didampingi Sekretaris PKK, Ny. Hermawati Supriatna, serta dihadiri oleh para kader PKK dari seluruh wilayah Kabupaten Buleleng.

Dalam arahannya, Ny. Wardhany Sutjidra mengajak seluruh kader PKK untuk semakin memperkuat peran sebagai motor penggerak di tengah masyarakat. 

Ia menegaskan bahwa Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu merupakan gerakan kolaboratif yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, dengan PKK dan Posyandu sebagai penggerak utamanya.

“Pada 11 Januari nanti kita akan kembali mengumandangkan nilai adat dan budaya kita, yaitu gotong royong. Saya sangat senang dan bersemangat melihat kehadiran ibu-ibu semua. Setelah dari sini, pesan ini agar diteruskan ke wilayah masing-masing dan diwujudkan dalam kegiatan gotong royong,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, keberhasilan pelaksanaan gerakan tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. 

Menurutnya, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya keterlibatan dan kepedulian dari seluruh lapisan masyarakat.

“Saya tidak mungkin menyelesaikan persoalan di Kabupaten Buleleng, terutama soal sampah, tanpa gotong royong bapak dan ibu semua. Kepedulian masyarakat adalah kunci,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Buleleng, Gede Supartawan, memaparkan bahwa pada tahun 2026 TP PKK memiliki sejumlah agenda strategis. 

Program tersebut meliputi aksi sosial Bergerak dan Berbagi, Pasar Rakyat PKK, serta peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK yang akan diisi dengan beragam lomba kreativitas.

Selain itu, TP PKK Kabupaten Buleleng juga akan mengikuti tahapan evaluasi dalam rangka pemberian penghargaan Adipati dari TP PKK Provinsi Bali, di mana setiap kabupaten diminta mengajukan tiga nominator terbaik.

“Sebagai langkah awal di tahun ini, kami fokus pada sosialisasi Gerakan Kulkul dan Posyandu agar kader di tingkat bawah memiliki pemahaman yang sama dalam mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya.

Sumber: