Optimalisasi 10 Program Pokok PKK dan 6 SPM Posyandu Berbasis Budaya Lokal di Dua Titik
Optimalisasi 10 Program Pokok PKK dan 6 SPM Posyandu Berbasis Budaya Lokal di Dua Titik.--Pemkot Denpasar.
DENPASAR, DISWABALI.ID - Ketua TP PKK Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Sekretaris I TP PKK Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa memimpin langsung pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK-Posyandu Serentak di dua titik berbeda, yaitu Banjar Saba, Penatih, serta kawasan Gang Pantus Sari, Kelurahan Pedungan, pada Minggu, 11 Januari pagi.
Di Banjar Saba, Kelurahan Penatih, Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang juga menjabat sebagai Ketua TP Posyandu Kota Denpasar turut memantau pelaksanaan Posyandu serentak di lokasi tersebut.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya menyambut dengan antusias pencanangan kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan yang berbasis kearifan lokal tersebut.
BACA JUGA:Satgas Perumahan: Tahun 2026 Bakal Jadi Awal Kebangkitan Industri Properti
Menurutnya, program ini merupakan wujud nyata pelaksanaan 10 Program Pokok PKK serta Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu.
Ia menegaskan bahwa fokus utama kegiatan ini mencakup aspek gotong royong, kesehatan, dan kebersihan lingkungan.
Lebih lanjut, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Kota Denpasar untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan program tersebut.
Upaya ini juga dinilai sebagai langkah penting dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya leluhur.
"TP PKK dan TP Posyandu Kota Denpasar akan berkomitmen untuk dapat berperan sebagai penggerak. Namun keberhasilan program ini juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat," ungkap Sagung Antari.
BACA JUGA:Polda Bali Tetapkan Kepala BPN Bali Jadi Tersangka Penyalahgunaan Kekuasaan
Hal senada disampaikan oleh Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar sekaligus Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.
Usai mengikuti kegiatan kerja bakti di Gang Pantus Sari, Kelurahan Pedungan, ia menyebut bahwa meskipun kegiatan ini terbilang sederhana, namun diharapkan mampu memberikan dampak nyata.
Dampak tersebut terutama dalam menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan tertata dengan baik.
Ayu Kristi juga menuturkan bahwa gerakan ini mengandung nilai kebersamaan dan kedisiplinan yang sangat kuat.
Sumber: