Jaga Ketertiban Kota, Satpol PP Denpasar Amankan 18 Pengemis dan Pengamen

Jaga Ketertiban Kota, Satpol PP Denpasar Amankan 18 Pengemis dan Pengamen

Operasi penertiban terhadap pengemis, gelandangan, pengamen, hingga badut jalanan yang beraktivitas di ruang publik oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar -Humas Pemerintah Kota Denpasar-

DENPASAR, DISWAYBALI.ID - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melakukan penertiban terhadap pengemis, gelandangan, pengamen, hingga badut jalanan yang beraktivitas di ruang publik. 

Operasi tersebut digelar pada Kamis, 15 Januari 2026, dan menjaring total 18 orang dari berbagai titik di wilayah Denpasar.

Kepala Satpol PP Kota Denpasar, AA Ngurah Bawa Narendra, menyampaikan bahwa para pelanggar diamankan dari sejumlah persimpangan lampu lalu lintas yang dinilai rawan mengganggu ketertiban dan keselamatan pengguna jalan. 

BACA JUGA:Aktivitas Gajah Tunggang di Bali Zoo Dihentikan Mulai Januari 2026

Lokasi penertiban meliputi perempatan Gatot Subroto Ubung dan kawasan Sanur yang masing-masing ditemukan satu orang. 

Sementara itu, tujuh orang diamankan dari perempatan Pesanggaran, lima orang dari traffic light Mahendradatta, serta empat orang lainnya di simpang Gunung Soputan.

Ngurah Bawa menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah rutin untuk menjaga ketertiban umum serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan raya. 

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan aktivitas meminta-minta di persimpangan jalan berpotensi membahayakan, baik bagi pelaku maupun pengendara.

Usai penertiban, seluruh orang yang terjaring dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Denpasar untuk dilakukan pendataan dan diberikan pembinaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA:Dinkes Bali Temukan Dua Warga Denpasar yang Sempat Terinfeksi Super Flu

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang di persimpangan jalan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penegakan ketertiban umum.

Ngurah Bawa menambahkan, operasi serupa akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam mewujudkan kota yang tertib, aman, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.

Sumber: