Don Vito Billiard Denpasar Ludes Terbakar Diduga Korsleting Listrik

Don Vito Billiard Denpasar Ludes Terbakar Diduga Korsleting Listrik

Proses pemadaman api di tempat hiburan Don Vito Billiard Denpasar pada Selasa sore (9/2/2026)-Damkar Kota Denpasar-

DENPASAR, DISWAYBALI.ID - Kebakaran hebat melanda tempat hiburan Don Vito Billiard yang beralamat di Jalan Tukad Pakerisan, Denpasar, Bali, pada Selasa sore, 9 Februari 2026. 

Api melahap seluruh bangunan dan memusnahkan 28 meja biliar yang berada di dalam lokasi usaha tersebut.

Informasi kebakaran pertama kali diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar sekitar pukul 15.57 Wita. 

BACA JUGA:Kebakaran Landa Pura Puseh Kintamani Jumat Pagi, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, I Wayan Karma, menjelaskan bahwa api diduga sudah muncul sebelum laporan masuk ke petugas, mengingat situasi di lokasi saat itu cukup panik.

"Kalau informasinya lebih cepat, penanganan bisa dilakukan lebih awal," ujar Wayan Karma saat ditemui di lokasi kejadian.

Untuk mengendalikan api, petugas menerjunkan 11 unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit mobil rescue. Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 16.00 Wita dan baru berhasil dituntaskan pada pukul 17.23 Wita.

Meski kerusakan tergolong parah, Wayan Karma memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.

Keterangan serupa disampaikan salah satu karyawan Don Vito Billiard, Ketut Hendra (40). Ia menyebut api pertama kali terlihat di bagian depan bangunan, tepatnya di area meja DJ, saat tempat usaha masih beroperasi dan baru mulai menerima pengunjung.

BACA JUGA:Kebakaran Vila di Uluwatu, 10 Vila Hangus Diduga Akibat Percikan Kembang Api Tahun Baru

"Korsleting dari atas, di area depan dekat mesin DJ. Langsung meledak dan api cepat membesar," kata Hendra.

Menurut Hendra, dirinya sempat berusaha melakukan pemadaman awal setelah mendapat informasi dari rekan kerja. Namun, api dengan cepat menyebar karena banyaknya instalasi listrik dan peralatan di sekitar lokasi.

Sebanyak 28 meja biliar yang ada di dalam bangunan dipastikan hangus terbakar dan tidak ada yang tersisa. Ia juga menambahkan bahwa mesin DJ yang diduga menjadi sumber korsleting tidak sedang digunakan saat kejadian.

Hingga kini, pihak pengelola belum dapat memastikan besaran kerugian akibat kebakaran tersebut. Aparat terkait masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti insiden ini.

Sumber: