Tingginya Kasus Kekerasan Anak, Bali Perkuat Program Kota Layak Anak
Ketua Forum PUSPA Provinsi Bali, Seniasih Giri Prasta menyampaikan penguatan program Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA)-pemprov bali-
TABANAN, DISWAYBALI.ID - Kasus kekerasan terhadap anak di Bali masih tergolong tinggi dan menjadi perhatian banyak pihak.
Kondisi ini yang kemudian mendorong penguatan program Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) agar perlindungan terhadap anak bisa berjalan lebih maksimal.
Hal tersebut disampaikan Ketua Forum PUSPA Provinsi Bali, Seniasih Giri Prasta, saat hadir dalam kegiatan sosialisasi di Kabupaten Tabanan, Kamis (26/3/2026).
BACA JUGA:GAB 2026 Buleleng Cetak Duta Anak Inspiratif, Perkuat Peran Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah
Kegiatan yang digelar Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali itu merupakan bagian dari upaya advokasi pemenuhan hak anak dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
Ia menilai masih banyaknya kasus seperti kekerasan seksual, eksploitasi, hingga penelantaran menunjukkan bahwa isu perlindungan anak belum sepenuhnya tertangani.
Karena itu, semua pihak diharapkan bisa lebih serius dalam memberikan perhatian.
Ia juga menyinggung soal minimnya pemahaman anak terkait perlindungan diri. Edukasi mengenai batasan tubuh dinilai penting diberikan sejak dini, dengan keluarga sebagai lingkungan pertama yang berperan dalam membentuk rasa aman bagi anak.
Menurutnya Forum PUSPA ini hadir untuk menjembatani kerja sama lintas sektor.
BACA JUGA:TP PKK Bali Gelar Aksi Sosial di Tiga Kecamatan Tabanan
Mulai dari pemerintah, dunia usaha, masyarakat, media, hingga akademisi, semuanya didorong untuk terlibat agar upaya perlindungan perempuan dan anak bisa berjalan lebih efektif.
Sumber: