Aksi Sadis di Kerobokan, Dua Pembunuh WNA Belanda Jadi Buronan Internasional
Konferensi pers terkait kasus pembunuhan sadis di daerah Kerobokan, Kuta Utara, di Mapolda Bali, pada Sabtu, 28 Maret 2026..--
DENPASAR, DISWAYBALI.ID — Kepolisian Daerah Bali terus mengusut tuntas kasus pembunuhan warga negara asing (Bali.disway.id/listtag/1470/wna">WNA) asal Belanda yang terjadi di kawasan Kuta Utara, Badung.
Dalam perkembangan terbaru, Polda Bali resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka dan kini berstatus daftar pencarian orang (DPO).
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Bali Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman, didampingi Kapolres Badung AKBP Josef E Purba, jajaran Jatanras, serta Kasubid PID mewakili Kabid Humas, menyampaikan hal tersebut di hadapan awak media, pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Kasus ini bermula dari aksi kriminal sadis yang menewaskan seorang WNA asal Belanda berinisial RP.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Selasa dini hari, 24 Maret 2026, di depan sebuah vila di Jalan Raya Semer, Kerobokan, Kuta Utara, Badung.
BACA JUGA:Kronologi Polda Bali Bekuk 3 Pelaku Pelecehan Seksual Turis Asing
Berdasarkan hasil penyelidikan, korban saat itu tengah berjalan-jalan bersama saksi berinisial P untuk mengajak anjing peliharaan keluar dari vila.
Situasi berubah mencekam ketika dua pria misterius mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna hitam memasuki gang buntu lokasi kejadian.
Saksi P sempat kembali ke dalam vila untuk mengunci pintu atas permintaan korban.
Namun nahas, saat kembali ke lokasi, korban sudah dalam kondisi diserang secara brutal oleh kedua pelaku menggunakan senjata tajam.
Para pelaku diketahui mengenakan atribut jaket ojek online dan langsung melarikan diri ke arah jalan utama usai melakukan penyerangan.
BACA JUGA:Tingginya Kasus Kekerasan Anak, Bali Perkuat Program Kota Layak Anak
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka terbuka serius di bagian leher, pipi kiri, tangan, hingga punggung.
Korban sempat dilarikan ke RS BIMC Kuta menggunakan ambulans, namun nyawanya tidak tertolong.
Sumber: