Gastronomi Jadi ‘Senjata Baru’ Pariwisata Indonesia di BBTF 2026

Gastronomi Jadi ‘Senjata Baru’ Pariwisata Indonesia di BBTF 2026

Press conference road to BBTF 2026 yang digelar di Bali Tropic Resort & Spa, Nusa Dua, Senin 30 Maret 2026.--Rivansky Pangau

BADUNG, DISWAYBALI.ID — Indonesia mulai memainkan “senjata baru” dalam memenangkan persaingan pariwisata global, yaitu gastronomi.

Ketua Panitia BBTF 2026 sekaligus Ketua DPD ASITA Bali, I Putu Winastra mengungkapkan, melalui Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026, pendekatan wisata tidak lagi sekadar menjual destinasi, tetapi pengalaman rasa yang menyatu dengan budaya, tradisi, dan keberlanjutan.

Adapun tema yang diusung tahun ini, “Redefining Indonesia’s Gastronomy Journey: A Celebration of Taste, Culture, and Sustainable Heritage,” menandai pergeseran penting dalam strategi pariwisata nasional.

“Karena gastronomi adalah cara paling kuat untuk menceritakan Indonesia, melalui rasa, budaya, dan identitas,” ujarnya membuka Press Conference Road to BBTF 2026, di Bali Tropic Resort & Spa, pada Senin, 30 Maret 2026

Gastronomi, lanjut Putu Winastra, tidak lagi diposisikan sebagai pelengkap, melainkan sebagai inti narasi destinasi.

BACA JUGA:Bali Kembali Jadi Tuan Rumah BBTF 2026, Usung Pariwisata Berbasis Budaya

“Sekaligus menjadi jembatan antara wisatawan dengan identitas lokal. Mulai dari cara memasak, bahan baku, hingga filosofi di balik setiap hidangan,” ucapnya.

Melalui Road to BBTF 2026 yang resmi dimulai, ASITA Bali menegaskan bahwa pendekatan ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pariwisata Indonesia.

Tidak hanya menarik lebih banyak wisatawan, tetapi juga wisatawan yang memiliki minat terhadap pengalaman autentik dan nilai budaya.

BBTF 2026 sendiri menargetkan 400 buyer dari 47 negara dan 250 seller, dengan fokus pasar pada Eropa Barat, Australia, Asia Timur, Asia Tenggara, serta pasar emerging seperti Timur Tengah dan India.

Pasar-pasar ini dikenal memiliki ketertarikan tinggi terhadap culinary experience dan experiential tourism.

BACA JUGA:Kalpataru Bonsai Buleleng 2026: 518 Karya Hiasi HUT ke-422 Singaraja

Yang menarik, konsep BBTF tidak berhenti pada promosi.

Para buyer akan diajak langsung merasakan pengalaman gastronomi melalui rangkaian familiarization trip dan post-event tours.

Sumber: