BI Beberkan Penyebab Rupiah Melemah ke Level Rp 17.300-an

BI Beberkan Penyebab Rupiah Melemah ke Level Rp 17.300-an

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali melemah-Freepik-

JAKARTA, DISWAYBALI.ID - Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Tekanannya cukup terasa bahkan sempat membawa dolar AS menembus kisaran Rp 17.300 per US$. Kondisi ini kemudian dijelaskan oleh Bank Indonesia (BI) sebagai dampak dari situasi global yang belum stabil.

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, menyebut bahwa meningkatnya ketidakpastian global menjadi faktor utama yang menekan rupiah. Ia juga menilai pelemahan ini bukan hanya terjadi di Indonesia tetapi juga dialami mata uang negara lain.

Dalam keterangannya pada Kamis (23/4/2026), Destry menyebut pergerakan rupiah masih sejalan dengan tren regional dengan pelemahan year-to-date sekitar 3,54%.

BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Naik ke USD98 per Barel, Ketegangan Timur Tengah Picu Kekhawatiran Pasokan

Menghadapi kondisi tersebut, BI menegaskan akan memperkuat langkah stabilisasi. Salah satunya melalui peningkatan intervensi di berbagai pasar sekaligus memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter agar tetap menarik bagi investor.

Upaya ini dinilai penting untuk menjaga minat terhadap aset domestik, terutama di tengah dampak lanjutan konflik di Timur Tengah.

Intervensi yang dilakukan tidak hanya di satu sisi. BI bergerak di pasar offshore melalui Non-Deliverable Forward (NDF), lalu di pasar domestik baik spot maupun DNDF, serta melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Semua langkah ini diarahkan untuk meredam tekanan terhadap rupiah.

Di sisi lain, kondisi cadangan devisa Indonesia masih tergolong kuat. Hingga akhir Maret 2026, nilainya tercatat mencapai US$ 148,2 miliar. BI memastikan akan terus hadir di pasar dan mengambil langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur demi menjaga stabilitas nilai tukar.

Sementara itu berdasarkan data Bloomberg, pergerakan dolar AS pada pagi hari juga menunjukkan penguatan. Sekitar pukul 09.35 WIB, nilainya berada di kisaran Rp 17.310.

BACA JUGA:Kurs Rupiah Melemah ke Rp16.949 per Dolar AS, Gejolak Minyak Dunia Jadi Tekanan Baru

Meski sempat turun ke level Rp 17.200-an, dolar kembali menguat sekitar 0,70% menjadi Rp 17.302 pada pukul 10.15 WIB.

Sumber: