ASUS ExpertBook Ultra Tahan Air dan Beban 100 Kilogram, Padukan Performa dan Ketahanan Fisik

ASUS ExpertBook Ultra Tahan Air dan Beban 100 Kilogram, Padukan Performa dan Ketahanan Fisik

Commercial Technical Public Relation ASUS Indonesia, Said Dahda saat mendemonstrasikan ketangguhan salah satu produk flagship mereka.-Rivansky Pangau/disway.id-

BADUNG, BALI.DISWAY.IDASUS ExpertBook Ultra tak hanya mengandalkan performa, tetapi juga menawarkan ketahanan material dan sistem keamanan kelas enterprise.

Laptop berbobot 1,09 kilogram itu dibalut sasis premium berstandar militer US MIL-STD 810H.

Standar tersebut membuat ASUS ExpertBook Ultra memiliki ketangguhan fisik tinggi, tanpa mengorbankan desain yang tetap premium.

Dalam salah satu pengujian, laptop ini diklaim mampu bertahan saat mendapat tekanan hingga 100 kilogram.

Commercial Director ASUS Indonesia, Eric Khoven, menjelaskan kemampuan tersebut bukan sekadar demonstrasi kekuatan. Menurutnya, fitur itu justru relevan untuk kebutuhan profesional yang sering bepergian.

BACA JUGA:ASUS ExpertBook Ultra Tantang Dominasi Laptop Flagship

“Bukan untuk show-off, akan tetapi daya tahan terhadap tekanan hingga 100 kilogram atau lebih, akan sangat berguna saat laptop ditempatkan di dalam tas dan terhimpit dokumen-dokumen lain saat dalam perjalanan bisnis,” terang Eric.

“Dari pengalaman, banyak laptop yang mengalami kerusakan bukan akibat terjatuh atau terinjak, melainkan akibat dimasukkan ke dalam tas yang padat,” sambungnya.

Selain ketahanan fisik, Head of Commercial Public Relation ASUS Indonesia, Muhammad Firman menambahkan, ASUS juga membekali perangkat tersebut dengan sistem keamanan berstandar enterprise.

Fitur itu dipadukan dengan berbagai inovasi fungsional untuk menunjang produktivitas pengguna.

Melalui sistem proteksi ASUS ExpertGuardian bersertifikasi NIST Level-4, ASUS ExpertBook Ultra menghadirkan enkripsi data berlapis di tingkat perangkat keras.

BACA JUGA:GPIPS Balinusra Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Teknologi tersebut diklaim mampu melindungi aset digital dan data sensitif perusahaan dari ancaman peretasan.

Firman—sapaan akrabnya menegaskan, perlindungan yang diberikan tidak hanya berlaku saat laptop digunakan. Keamanan data juga tetap terjaga apabila perangkat fisik berpindah tangan.

Sumber: