Tiga Desa Buleleng Masuk 16 Besar Desa Transparan Bali 2026, Baktiseraga Peringkat 5
Tiga desa di Buleleng masuk 16 besar Desa Transparan Bali 2026 berdasarkan penilaian KI Bali.--Dok. Pemkab Buleleng.
BULELENG, DISWAY.ID – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten BULELENG. Tiga desa di daerah ini berhasil masuk jajaran 16 Desa Transparan di Provinsi Bali Tahun 2026.
Tiga desa tersebut yakni Desa Baktiseraga, Desa Pemaron, dan Desa Tajun.
Prestasi itu ditetapkan Komisi Informasi (KI) Provinsi Bali melalui Keputusan Nomor 183/01/VII/KI.BALI/2026 yang ditetapkan pada 20 Juli 2026.
Penetapan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap pemerintah desa yang dinilai berhasil mengimplementasikan keterbukaan informasi publik secara optimal.
BACA JUGA:Dukung Ketahanan Energi, Mitsubishi Fuso dan Kementerian ESDM Bedah Kualitas B50
Desa yang memperoleh nilai antara 90 hingga 100 berhak menyandang predikat Desa Transparan.
Kepala Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng Made Suharta mengatakan, apresiasi tersebut menjadi dorongan penting bagi pemerintah desa untuk terus membangun budaya keterbukaan informasi.
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik kepada masyarakat.
"Penilaian dilaksanakan berdasarkan prinsip objektif, terukur, akuntabel, partisipatif, transparan, dan berkelanjutan, dengan mengacu pada hasil Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik selama periode 2023 hingga 2025," ujar Made Suharta saat dikonfirmasi, Sabtu, 1 Agustus 2026.
BACA JUGA:Coca-Cola System Gandeng M Mart Luncurkan 'Recycle Me' di Bali
Baktiseraga Peringkat 5, Pemaron Posisi 6
Dari tiga desa asal Buleleng yang masuk daftar 16 besar, Desa Baktiseraga di Kecamatan Buleleng mencatatkan posisi tertinggi.
Desa Baktiseraga menempati peringkat kelima dengan nilai 97,15.
Di bawahnya ada Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng, yang berada di peringkat keenam dengan nilai 96,75.
Sementara Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, berada di posisi kedelapan dengan nilai 93,70.
Sumber: