CGBIO Perkenalkan Global Case Sharing di Bali, Dokter dari 5 Negara Berbagi Kasus Medis
Simposium ilmiah Meet the Masters in Bali 2026, di Renaissance Bali Nusa Dua Resort, Sabtu (17/10/2026).---Rivansky Pangau/disway.id
BADUNG, DISWAYBALI.ID – CGBIO mempertemukan dokter estetika dari lima negara melalui sesi Global Case Sharing, dalam simposium ilmiah Meet the Masters in Bali 2026, di Renaissance Bali Nusa Dua Resort pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Forum tersebut menghadirkan dokter dari Mongolia, Vietnam, Portugal, Indonesia, dan Irak untuk mempresentasikan kasus klinis serta membandingkan pendekatan perawatan berdasarkan karakteristik pasien dan kondisi praktik di masing-masing negara.
Simposium edisi keempat yang digelar perusahaan kedokteran regeneratif asal Korea Selatan itu diikuti lebih dari 110 dokter estetika dari 19 negara di kawasan Asia Pasifik, Eropa, Amerika Latin, Timur Tengah, Afrika, dan kawasan lainnya.
CGBIO mengangkat tema BEYOND AESTHETICS dengan subtema The Regenerative Continuum: Where Science Takes Shape. Pembahasan berfokus pada strategi kombinasi perawatan wajah dan tubuh berbasis calcium hydroxyapatite (CaHA).
Melalui sesi Global Case Sharing, CGBIO untuk pertama kalinya mempertemukan dokter dari berbagai negara, untuk membagikan pengalaman klinis sekaligus mendiskusikan pertimbangan dalam menentukan tindakan perawatan.
BACA JUGA:NULOOK Bali Hadirkan Pelatihan Estetika Medis Internasional Berbasis Kondisi Pasien
Sejak 2023, CGBIO rutin menyelenggarakan Meet the Masters di Bali, sebagai wadah pertukaran pengalaman klinis bagi tenaga medis internasional. Program tersebut mendorong diskusi mengenai strategi perawatan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan setiap pasien.
Dalam simposium tahun ini, para peserta membahas evaluasi struktur wajah dan tubuh, tingkat kekenduran kulit, serta kondisi kulit sebelum menentukan kombinasi perawatan yang sesuai.
Program ilmiah berfokus pada DCLASSY CaHA, produk berbasis calcium hydroxyapatite dari CGBIO yang dikenal secara global dengan nama FACETEM.
Sejumlah sesi membahas penggunaan CaHA bersama hyaluronic acid (HA), energy-based devices (EBD), dan thread lifting, termasuk pertimbangan dalam menyusun rencana perawatan berdasarkan tujuan klinis setiap pasien.
Pada sesi pertama, peserta mendalami strategi kombinasi perawatan wajah. Dr. Gi Woong Hong, President of SAMSKIN Plastic Surgery Clinic, memaparkan tiga pendekatan utama, yakni Localized Lifting, Structural Contouring, dan Skin Rejuvenation.
Dr. Hong juga terlibat dalam pengembangan panduan aplikasi CaHA CAST Code bersama CGBIO. Dalam pemaparannya, ia membagikan sejumlah kasus penggunaan HA dan thread lifting yang dikombinasikan dengan CaHA sesuai struktur wajah dan kondisi kulit pasien.
Sesi kedua berfokus pada body rejuvenation. Seorang dokter dari Brasil mempresentasikan pengalaman penggunaan CaHA dan EBD pada area tangan dan décolleté, dengan mempertimbangkan karakteristik kulit serta pola penuaan pada setiap bagian tubuh.
Sumber: