Salat Witir sebagai Penyempurna Tarawih, Ini Niat dan Doa yang Dianjurkan

Rabu 18-02-2026,16:09 WIB
Reporter : Rury Pramesti
Editor : Rury Pramesti

3. Niat Shalat Witir 3 Rakaat

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatal witri tsalatsa roka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an (ma'muman/imaman) lillahi ta'alaa.

BACA JUGA:Tradisi Ziarah Kubur Sebelum Ramadhan, Bolehkah dalam Islam?

Artinya: "Aku berniat shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat sebagai (makmum/imam) karena Allah Ta'ala."

Dalam pelaksanaannya, terdapat anjuran membaca surat tertentu. Pada rakaat pertama biasanya dibaca Surah Al-A’la. 

Rakaat kedua dianjurkan membaca Surah Al-Kafirun. Jika ditutup dengan rakaat ketiga, umumnya dibaca Surah Al-Ikhlas yang dapat ditambah Al-Falaq dan An-Nas.

Setelah salam, umat Islam juga dianjurkan membaca doa. Diawali dengan tasbih sebanyak tiga kali:

(3X) سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسِ

Kemudian dilanjutkan dengan doa berikut:

اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْـأَلُكَ اِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلاً صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَاءَ عَنِ النَّاسِ.

اَللّٰهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخُشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَللهُ يَا اَللهُ يَا اَللهُ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ.

وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

BACA JUGA:Berapa Lama Lagi Umat Muslim Menyambut Bulan Puasa Ramadhan 2026? Cek Informasinya di Sini

Doa tersebut berisi permohonan keimanan yang kokoh, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat serta ampunan dan keselamatan. Di dalamnya juga terdapat harapan agar Allah menerima seluruh ibadah yang telah dilakukan.

Witir bukan sekadar tambahan rakaat di penghujung malam. Ibadah ini menjadi penutup yang menyempurnakan salat malam sekaligus pengingat bahwa setiap rakaat yang ditunaikan adalah bentuk ketundukan dan rasa syukur kepada Allah SWT.

Kategori :