“Manggis Bali memiliki potensi ekspor yang sangat besar ke Tiongkok. Salak juga sangat diminati, bahkan masih kekurangan pasokan. Rasanya khas dan sangat disukai masyarakat Tiongkok,” ujarnya.
Selain perdagangan, Zhang turut menyinggung pengembangan sistem pembayaran digital lintas negara melalui QRIS yang dinilai mempermudah wisatawan asal Tiongkok saat berkunjung ke Indonesia.
Ia juga mengundang Koster untuk berkunjung ke Tiongkok, termasuk ke kota teknologi seperti Shenzhen guna memperkuat kolaborasi investasi dan transformasi digital Bali.
Menanggapi hal itu, Koster menegaskan Bali mendukung penguatan hubungan Indonesia dan Tiongkok sebagaimana dijalin pemerintah pusat.
Menurutnya, hubungan Bali dan Tiongkok telah berlangsung lama dan memiliki kedekatan secara historis maupun budaya.
“Di sejumlah tempat suci di Bali ada pemujaan terhadap dewa-dewi Tiongkok. Secara kultural, masyarakat Bali yang beragama Hindu memiliki nilai-nilai yang cukup mirip dengan budaya Tiongkok,” ujar Koster.
Ia menambahkan, wisatawan asal Tiongkok juga menjadi salah satu penopang utama sektor pariwisata Bali.
BACA JUGA:Bali Jadi Tuan Rumah Kejurnas Barongsai 2025, Gubernur Koster Dorong Gelaran Level Dunia
Saat ini, kunjungan wisatawan Tiongkok tercatat berada di posisi ketiga terbesar setelah Australia dan India.
Dalam kesempatan itu, Koster juga menegaskan komitmennya mengawal langsung pembangunan proyek PSEL Bali bersama mitra asal Tiongkok, Zhejiang Weiming.
“Saya memimpin langsung prosesnya bersama Bupati Badung dan Wali Kota Denpasar untuk memastikan semuanya berjalan baik hingga peletakan batu pertama pada Juli mendatang,” katanya.
Menurut Koster, proses finalisasi administrasi proyek masih berjalan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Pematangan lahan juga tengah berlangsung dan ditargetkan selesai pada akhir Juni 2026.
BACA JUGA:HKTI Apresiasi Kebijakan Harga Singkong, Gubernur Diminta Cari Solusi untuk Pabrik Tutup
“Karena ini pertama kali adanya PSEL berteknologi tinggi di Bali, saya mengawasi ketat seluruh prosesnya. Sesuai rencana, pengerjaan berlangsung selama 15 bulan dan ditargetkan selesai pada Oktober 2027,” jelasnya.