BBTF 2026 Perkuat Posisi Indonesia di Pasar Wisata Global

Jumat 29-05-2026,22:18 WIB
Reporter : Rivansky Pangau
Editor : Rury Pramesti

Jaringan diplomatik itu dinilai penting, untuk membangun kepercayaan pasar internasional.

Pariwisata juga dipandang sebagai bentuk diplomasi, yang membangun saling pengertian dan kemakmuran bersama. Kehadiran Kementerian Luar Negeri di BBTF 2026, mempertegas posisi tersebut.

Ketua Panitia BBTF 2026, I Putu Winastra, menyebut BBTF membangun kepercayaan terhadap Indonesia sebagai destinasi kredibel.

Menurutnya, Bali menjadi mitra pariwisata jangka panjang, bagi pasar internasional.

“BBTF 2026 membangun kepercayaan terhadap Indonesia, khususnya Bali, sebagai destinasi yang kredibel dan mitra pariwisata jangka panjang. Kehadiran Namibia Tourism Board memperkuat pertukaran antar-destinasi di tingkat internasional, sementara Jakarta sebagai co-host mencerminkan pendekatan nasional yang semakin terhubung. Minat pasar terhadap Indonesia sudah jelas. Prioritas kita sekarang adalah mengelola minat tersebut melalui akses yang lebih kuat, standar yang lebih baik, masa tinggal yang lebih panjang, dan hubungan yang lebih bermakna antara wisatawan dan destinasi,” ujar Putu Winastra.

Ia menambahkan Travex dan post-tour, menjadi bagian penting dalam memperkenalkan Indonesia lebih mendalam kepada buyers.

Program tersebut memberi ruang bagi buyers untuk menikmati pengalaman langsung di Bali.

“Quality tourism bukan berarti pariwisata yang eksklusif. Quality tourism berarti pariwisata yang menciptakan nilai lebih tinggi, pengalaman yang lebih baik, dan manfaat yang lebih kuat bagi masyarakat lokal,” tambahnya.

Melalui BBTF 2026, Indonesia diharapkan semakin memperkuat posisi sebagai mitra pariwisata profesional dan terpercaya.

BBTF juga diharapkan mampu membangun kemitraan, serta pertumbuhan pariwisata yang lebih bermakna. Putu Winastra turut menyampaikan apresiasi, kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan BBTF 2026.(*)

Kategori :