Penerbangan Citilink ke Dili Batal, Imigrasi Pastikan Tak Ada Overstay

Senin 07-09-2026,13:52 WIB
Reporter : Rivansky Pangau
Editor : Rury Pramesti

BADUNG, DISWAYBALI.ID – Kantor Imigrasi Ngurah Rai memastikan pelayanan dan pemeriksaan keimigrasian di TPI Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap berjalan normal.

Kondisi tersebut berlangsung hingga Minggu, 6 September 2026 akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Provinsi Lampung.

Berdasarkan pemantauan hingga Minggu siang, pemeriksaan keimigrasian di Terminal Kedatangan dan Keberangkatan Internasional masih berlangsung sebagaimana mestinya.

Belum terdapat gangguan operasional yang berdampak langsung terhadap pelayanan pemeriksaan keimigrasian di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Namun, kondisi kahar tersebut berdampak terhadap satu penerbangan internasional dari dan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

BACA JUGA:Kereta Listrik Bandara–Canggu Ditargetkan Beroperasi Penuh pada 2029

Penerbangan tersebut yakni Citilink QG500 rute Denpasar (DPS)-Dili (DIL) yang membawa 94 penumpang.

Penerbangan dibatalkan karena pesawat yang sedianya mengoperasikan rute tersebut tidak dapat berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Imigrasi Ngurah Rai kemudian melakukan penyesuaian data perlintasan terhadap 94 penumpang pada aplikasi perlintasan keimigrasian.

Langkah tersebut dilakukan agar data administrasi keimigrasian sesuai dengan kondisi aktual penerbangan.

Petugas juga memeriksa status izin tinggal seluruh penumpang terdampak. Hasilnya, hingga laporan dibuat tidak ditemukan penumpang yang mengalami overstay akibat pembatalan penerbangan.

BACA JUGA:Bandara Ngurah Rai Bali Tegaskan Posisi sebagai Simpul Konektivitas Indonesia dan Kawasan Regional

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Muhamad Novyandri, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyesuaian untuk memastikan penumpang tidak dirugikan secara administratif.

“Kami memahami situasi ini berpotensi menimbulkan kekhawatiran, khususnya bagi penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan. Oleh karena itu, kami langsung melakukan penyesuaian, agar tidak ada penumpang yang dirugikan secara administratif akibat kondisi yang berada di luar kendali mereka,” ujarnya.

Novyandri menegaskan pelayanan keimigrasian tetap menjadi prioritas meski operasional penerbangan mengalami dinamika akibat kondisi kahar.

Kategori :