Mengapa Doa Qunut Dibaca pada Separuh Akhir Ramadhan? Ini Dalil dan Waktunya
Mulai 5 Maret 2026, doa qunut dibaca pada salat witir di separuh akhir ramadhan-Freepik-
Adapun bacaan doa qunut yang digunakan dalam salat Witir pada bulan Ramadhan pada dasarnya sama dengan doa qunut yang biasa dibaca saat salat Subuh. Dalam praktiknya, imam akan membacakan doa tersebut secara lantang, sementara makmum mengikuti dengan mengucapkan aamiin di sela-sela bacaan doa.
BACA JUGA:Ngopi Saat Ramadan Tetap Aman? Ini Cara Menikmatinya Tanpa Ganggu Puasa
Berikut bacaan doa qunut yang umum dibaca dalam salat Witir pada separuh akhir Ramadhan:
اَللّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لًنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنَا شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Allahummahdinâ fî man hadait. Wa 'âfinâ fî man 'âfait. Wa tawallanâ fî man tawallait. Wa bâriklanâ fî mâ a'thait. Wa qinâ syarra mâ qadhait. Fa innaka taqdhî wa lâ yuqdhâ 'alaik. Wa innahû lâ yazillu man wâlait. Wa lâ ya'izzu man 'âdait. Tabârakta rabbanâ wa ta'âlait. Fa lakal hamdu 'alâ mâ qadhait. Wa astagfiruka wa atûbu ilaik. Wa shallallâhu 'alâ sayyidinâ Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa 'alâ âlihi wa shahbihi wa sallam.
Artinya:
"Ya Allah, berikanlah kami petunjuk sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kami kesehatan sebagaimana mereka yang telah Engkau beri kesehatan. Peliharalah kami sebagaimana orang-orang yang Engkau lindungi. Berkahilah segala karunia yang Engkau berikan kepada kami dan jauhkan kami dari keburukan ketetapan-Mu.
Sesungguhnya Engkaulah yang menetapkan hukum dan tidak ada yang dapat menetapkan hukum atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau. Bagi-Mu segala puji atas segala ketetapan-Mu. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya."
Sumber: