BBPOM Denpasar Uji 27 Sampel Takjil di Pasar Ramadan Wanasari, Pastikan Bebas Boraks dan Formalin

BBPOM Denpasar Uji 27 Sampel Takjil di Pasar Ramadan Wanasari, Pastikan Bebas Boraks dan Formalin

Salah satu petugas BBPOM Denpasar saat menguji kandungan dalam salah satu takjil yang dijual di bilangan Kampung Jawa, Wanasari, Denpasar.-Rivansky Pangau/Disway.id-

BACA JUGA:Rutin Konsumsi Kunyit, Ini 5 Manfaat Kesehatan yang Bisa Dirasakan Tubuh

“Bisa kanker hati, ada penurunan fungsi hati, ginjal. Bisa juga jadi kanker kulit dan sebagainya. Ini jangka panjang biasanya dampaknya untuk hal-hal penggunaan bahan-bahan berbahaya ini,” tegasnya.

Pengawasan dan edukasi terus digencarkan, termasuk menggandeng DPR RI Komisi IX serta melibatkan Saka POM, Satuan Karya Pramuka binaan BPOM yang terdiri dari siswa SMK Farmasi, SMA hingga perguruan tinggi.

Selain di Denpasar, BBPOM Denpasar juga akan memfokuskan pengawasan di wilayah timur dan barat Bali. 

Klungkung dan Tabanan menjadi titik prioritas berikutnya karena memiliki pusat penjualan takjil yang cukup ramai.

Untuk produk frozen food berkemasan yang sudah memiliki izin edar BPOM, petugas tidak melakukan pengujian ulang. 

BACA JUGA:DWP Buleleng Gelar Sosialisasi Kesehatan untuk Cegah Kanker Serviks dan Payudara

Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan izin dan kemasan.

BBPOM kembali mengingatkan pedagang dan masyarakat untuk menerapkan prinsip CEKLIK, yakni cek kemasan, cek label, cek izin edar, dan cek kedaluwarsa.

Sementara untuk makanan siap saji tanpa kemasan, perhatian difokuskan pada higienitas dan sanitasi. 

Pedagang diminta menutup makanan agar terhindar dari paparan lalat serta tidak lagi menggunakan alas koran.

Eri menegaskan keamanan pangan bukan hanya soal kepatuhan aturan, tetapi tanggung jawab moral pelaku usaha. 

“Jadi apa yang kita buat, itu kan juga tanggung jawab kita secara moral ya. Kita berani gak makan, kita berani gak menggunakannya. Jadi artinya kalau memang kita berani kita juga menjual, jangan sampai nanti ah ini kan kita jual, bukan untuk dimakan, padahal itu kan juga sama jadi tanggung jawab moralnya yang kita minta,” 

tutupnya sembari berharap, para pedagang tetap konsisten menjaga agar Pasar Ramadan Wanasari aman bagi masyarakat yang berburu takjil setiap sore.

Sumber: