Bali–Tiongkok Perkuat Kerja Sama PSEL, Digitalisasi dan Ekspor Manggis

Bali–Tiongkok Perkuat Kerja Sama PSEL, Digitalisasi dan Ekspor Manggis

Audiensi Gubernur Bali, Wayan Koster (batik merah) dengan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar, H.E. Zhang Zhisheng, Kamis, 14 Mei 2026.--Rivansky Pangau

BACA JUGA:HKTI Apresiasi Kebijakan Harga Singkong, Gubernur Diminta Cari Solusi untuk Pabrik Tutup

“Karena ini pertama kali adanya PSEL berteknologi tinggi di Bali, saya mengawasi ketat seluruh prosesnya. Sesuai rencana, pengerjaan berlangsung selama 15 bulan dan ditargetkan selesai pada Oktober 2027,” jelasnya.

Ia berharap proyek tersebut mampu menjadi solusi penanganan sampah di Denpasar dan Badung sekaligus memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata dunia yang bersih dan modern.

Selain pengelolaan sampah, Pemerintah Provinsi Bali juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur guna mengatasi kemacetan dan memperkuat keamanan wilayah melalui koordinasi bersama Polda Bali dan Kodam IX/Udayana.

Di akhir pertemuan, Koster mengaku banyak belajar dari perkembangan Tiongkok yang kini menjadi salah satu negara paling berpengaruh di dunia.

“Saya mengikuti perkembangan Tiongkok hingga sekarang menjadi negara yang sangat progresif. Tiongkok bagi kami menjadi panduan dalam membangun. Secara pribadi saya sangat mengagumi sosok Deng Xiaoping,” tandas Koster.(*)

Sumber: