Liburan Imlek 2026 di Bali? Ini Rekomendasi Vihara dan Klenteng yang Bisa Kamu Kunjungi

Liburan Imlek 2026 di Bali? Ini Rekomendasi Vihara dan Klenteng yang Bisa Kamu Kunjungi

Klenteng Ling Gwan Kiong yang merupakan Klenteng tertua di Bali, terletak di Singaraja kawasan Pelabuhan Tua Buleleng--Dispar Buleleng

DENPASAR, DISWAYBALI.ID - Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 atau Imlek 2577 Kongzili akan segera tiba! 

Berdasarkan penanggalan Tionghoa, Imlek tahun ini jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. 

Di Bali, momen pergantian tahun ini tak hanya menjadi perayaan umat Tionghoa, tetapi juga daya tarik wisata religi dan budaya yang selalu dinantikan.

BACA JUGA:Sthala Ubud Hadirkan “Bali Holiday Festivities” Sambut Tahun Baru 2026

Pulau Dewata dikenal memiliki sejumlah vihara dan klenteng yang menjadi pusat ibadah umat Tri Dharma—Buddha, Tao, dan Konghucu—sekaligus lokasi perayaan Imlek yang terbuka bagi masyarakat umum dan wisatawan. 

Suasana sembahyang yang khidmat berpadu dengan atraksi barongsai, naga liong, hingga kembang api menjadikan Imlek di Bali terasa khas dengan sentuhan akulturasi budaya lokal.

Untuk kamu yang mau berlibur ke Bali sekaligus merayakan Tahun Baru Imlek, yuk simak sampai akhir!

Rekomendasi Vihara dan Klenteng Untuk Rayakan Tahun Baru Imlek di Bali

BACA JUGA:Kereta Khusus Petani dan Pedagang Mulai Beroperasi, Berikut Rute, Jadwal, dan Cara Naiknya

Berikut sejumlah vihara dan klenteng yang kerap menjadi tujuan utama perayaan Imlek di Bali:

1. Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja

Berada di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng, Klenteng Ling Gwan Kiong tercatat sebagai salah satu klenteng tertua di Bali. Berdiri sejak 1873, tempat ibadah ini menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Tionghoa di Bali Utara. 

Setiap Imlek, kawasan sekitar klenteng dipadati umat dan warga yang menyaksikan barongsai, naga liong, hingga pertunjukan gamelan Bali yang memperkuat nuansa akulturasi budaya.

2. Vihara Satya Dharma, Benoa

Vihara Satya Dharma di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, dikenal sebagai klenteng terbesar dan paling ikonik di Bali. Diresmikan pada 1991 dan didedikasikan untuk Dewa Samudera, vihara ini memadukan arsitektur Tionghoa dan Hindu Bali. 

Saat Imlek, ribuan umat datang silih berganti untuk bersembahyang, disertai berbagai atraksi budaya dan pesta kembang api yang menyemarakkan kawasan pelabuhan.

BACA JUGA:Mengulik Penjor Galungan, Makna Setiap Unsur dan Filosofi Kehidupan Umat Hindu Bali

3. Vihara Amurva Bhumi atau Kongco Blahbatuh, Gianyar

Sumber: