Kebakaran Vila di Uluwatu, 10 Vila Hangus Diduga Akibat Percikan Kembang Api Tahun Baru
Sedikitnya terdapat 10 vila dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa yang terjadi di tengah ramainya aktivitas perayaan pergantian tahun--unsplash
DENPASAR, DISWAYBALI.ID - Perayaan malam Tahun Baru 2026 di kawasan Uluwatu, Bali berubah menjadi momen yang mencekam setelah terjadi kebakaran hebat yang melanda sejumlah vila yang berada di kawasan tersebut. Sedikitnya terdapat 10 vila dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa yang terjadi di tengah ramainya aktivitas perayaan pergantian tahun.
Kebakaran diduga berasal dari perikan kembang api yang dinyalakan di sekitar lokasi, sebelum dengan cepat merambat ke bangunan vila yang saling berdekatan. Kobaran api yang membesar dalam waktu singkat membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra.
Lalu diketahui para warga lokal dan juga wisatawan yang sedang bermalam di vila yang menjadi lokasi kebakaran dengan segera meninggalkan lokasi untuk menyelamatkan diri. Insiden kebakaran vila di Uluwatu yang merupakan salah satu kawasan wisata unggulan di Bali menjadi sorotan di tengah tingginya permintaan penginapan di malam tahun baru.
BACA JUGA:Polres Karangasem Catat Penurunan Bunuh Diri Namun Kriminalitas Meningkat
Kebakaran terjadi di kawasan Uluwatu, Kabupaten Badung, Bali pada malam pergantian tahun. Sejumlah vila yang berada dalam satu kompleks dilaporkan terbakar hampir bersamaan. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan vila yang sebagian besar berbahan kayu dan material yang gampang terbakar.
Berdasarkan informasi dari sejumlah media, kebakaran diduga dipicu oleh percikan kembang api yang dinyalakan saat perayaan malam tahun baru. Percikan tersebut diduga jatuh ke area vila sebelum akhirnya menyambar ke bangunan lain dan menyebabkan kebakaran yang meluas.
Hingga kini pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari insiden tersebut. Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Namun diketahui proses pemadaman sempat terkendala karena besarnya kobaran api serta kondisi dari bangunan vila yang jaraknya berdekatan satu dengan yang lain. Api baru bisa dikendalikan setelah para petugas berjibaku selama beberapa jam.
Akibat dari kebakaran tersebut, sedikitnya 10 vila dilaporkan hangus terbakar. Dari jumlah tersebut, terdapat belasan kamar yang mengalami kerusakan parah. Sejumlah fasilitas di dalam vila juga tidak dapat diselamatkan.
Beruntung tidak ada laporan tentang korban jiwa dalam kejadian tersebut, para penghuni vila dan wisatawan yang berada di sekitar lokasi berhasil dievakuasi sebelum api semakin besar. Pihak kepolisian bersama dengan tim terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan keterangan dan barang bukti.
Dugaan sementara masih mengarah pada aktivitas kembang api yang dinyalakan di sekitar area vila saat perayaan malam tahun baru berlangsung. Meski demikian pihak aparat keamanan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut sebelum menetapkan kesimpulan resmi.
Hingga saat ini kerugian yang diakibatkan dari insiden kebakaran ini masih dalam pendataan. Aparat memastikan proses penyelidikan akan terus dilanjutkan untuk mengungkap penyebab kebakaran serta memastikan tidak adanya unsur kelalaian lain dalam peristiwa tersebut.
Sumber: