Pelindo Catat Lonjakan Kapal Cruise di Celukan Bawang Bali Utara

Pelindo Catat Lonjakan Kapal Cruise di Celukan Bawang Bali Utara

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat jumlah kunjungan kapal cruise ke pelabuhan tersebut naik hingga sekitar 50 persen--PT Pelabuhan Indonesia (Persero)

BULELENG, DISWAYBALI.ID - Aktivitas kapal pesiar di Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng, Bali Utara, menunjukkan tren peningkatan sepanjang 2025. 

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat jumlah kunjungan kapal cruise ke pelabuhan tersebut naik hingga sekitar 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut sejalan dengan upaya pembenahan fasilitas pelabuhan yang dilakukan secara bertahap. 

BACA JUGA:UMK Bali 2026 Resmi Naik! Ini Daerah dengan Upah Paling Tinggi

Sejak akhir 2025, Pelindo mulai mengoperasikan area parkir kendaraan yang telah diperkeras guna menunjang mobilitas penumpang dan kru kapal. Di sisi lain, pembangunan terminal penumpang masih terus berjalan dan ditargetkan selesai pada pertengahan Januari 2026.

Ramainya aktivitas kapal pesiar diperkirakan berlanjut pada tahun ini. Sepanjang 2026, sebanyak 22 kapal cruise dijadwalkan singgah di Pelabuhan Celukan Bawang. Sebagian kapal akan sandar langsung di dermaga, sementara sisanya bersandar di perairan sekitar pelabuhan.

Kehadiran kapal pesiar tersebut membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar pelabuhan. 

Warga di sejumlah desa seperti Celukan Bawang, Pengulon, Tinga-Tinga, dan Tukadsumaga ikut merasakan perputaran ekonomi dari meningkatnya kunjungan wisatawan.

Manfaat tersebut tidak hanya dirasakan tenaga kerja bongkar muat (TKBM), tetapi juga pelaku UMKM lokal. Beragam usaha warga terlibat dalam mendukung aktivitas cruise, mulai dari penyedia makanan, pengrajin, hingga penjual suvenir. 

BACA JUGA:Pemerintah Hentikan Impor Solar, SPBU Swasta Diminta Serap Pasokan Pertamina

Dalam setiap kedatangan kapal, wisatawan juga disambut dengan pertunjukan seni dan tarian tradisional yang melibatkan masyarakat setempat. Bahkan, sebagian TKBM diketahui memiliki peran ganda sebagai anggota sanggar seni maupun pengemudi transportasi wisata.

Di tengah meningkatnya aktivitas pelabuhan, Pelindo turut menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bantuan sosial, penyediaan alat pelindung diri, serta pelatihan keselamatan kerja rutin diberikan kepada para pekerja. 

Upaya tersebut dibarengi dengan pemberian penghargaan bulanan bagi TKBM yang konsisten menerapkan standar keselamatan kerja.

Selain sektor pariwisata, Pelindo juga mengembangkan layanan kargo di Pelabuhan Celukan Bawang. Sejumlah langkah telah dilakukan, termasuk peningkatan akses jalan masuk pelabuhan dan penerapan sistem autogate yang mulai berjalan sejak 2025. Pelindo juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai mitra untuk memperluas layanan kargo.

Sumber: