Pemkab Buleleng Matangkan Penataan Aset dan OPD Baru Dukung Pembangunan Titik Nol Singaraja
Pemkab Buleleng Matangkan Penataan Aset dan OPD Baru Dukung Pembangunan Titik Nol Singaraja.--Dok. Pemkab Buleleng
BULELENG, DISWAYBALI. ID - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mematangkan penataan aset daerah seiring dengan penyesuaian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru.
Langkah ini juga dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan kawasan strategis Titik Nol Singaraja.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa.
Rapat digelar di ruang rapat rumah jabatan Bupati Buleleng pada Rabu (28/1).
Sekda Gede Suyasa menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai langkah persiapan implementasi peraturan daerah terkait perubahan struktur OPD.
BACA JUGA:OJK–BPS Genjot Data Inklusi Keuangan Bali
Ia menegaskan bahwa Bupati Buleleng menargetkan penyesuaian tersebut sudah dapat direalisasikan pada Februari mendatang.
“Rapat ini untuk mempersiapkan pelaksanaan perda perubahan OPD. Harapannya, di bulan Februari seluruh penyesuaian sudah berjalan,” ujar Suyasa.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah OPD mengalami penggabungan maupun pemisahan.
Salah satu perubahan tersebut adalah pemisahan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) menjadi dua OPD.
Dua OPD baru tersebut adalah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
BACA JUGA:Valentino Rossi dan VR46 Riders Academy Bina Pembalap Muda Tanah Air di Mandalika
Untuk sementara, kedua OPD tersebut masih berada dalam satu kawasan yang sama.
“Bapenda tetap di lokasi yang sama (BPKPD) karena pelayanan publiknya berbasis online. Yang dilakukan hanya penataan ruang kantor, dibagi dua dalam satu areal,” jelasnya.
Sumber: