Tak Gunakan APBD, Penataan Kabel di Bangli Dibiayai Asosiasi Provider
Ilustrasi kabel semrawut-Freepik-
BANGLI, DISWAYBALI.ID - Pemerintah Kabupaten Bangli berencana menata ulang kabel listrik, telepon, dan internet yang selama ini tampak menjuntai di sejumlah ruas jalan.
Penataan dilakukan dengan cara menanam kabel ke bawah tanah agar wajah kota dan jalur menuju destinasi wisata terlihat lebih rapi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangli, I Nyoman Murdhita, menyampaikan rencana tersebut pada Selasa, 3 Februari 2026.
BACA JUGA:Widyalaya Gurukula Bangli Tampilkan Ngunya Desa di Parade Hari Bakti Pertiwi Widyalaya ke-2
Ia menjelaskan bahwa tahap awal penataan akan difokuskan di kawasan perkotaan dan zona pariwisata. Untuk itu, Pemkab Bangli telah berkoordinasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (Apjatel) serta Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).
Sejumlah titik yang menjadi perhatian di antaranya sepanjang Jalan Brigjen Ngurah Rai, Jalan Raya Penelokan di Kecamatan Kintamani, hingga wilayah Kelurahan Kubu dan Desa Penglipuran. Selain itu, area pusat kota seperti Jalan Merdeka, Jalan Nusantara, dan Jalan Kesumayudha juga masuk dalam daftar penataan.
Jika ditelusuri dari arah perbatasan Desa Sidan, Kabupaten Gianyar, kabel-kabel terlihat membentang di sisi kiri jalan mulai dari Jalan Merdeka hingga menuju pertigaan Jalan Kesumayudha.
Di beberapa lokasi memang tidak terlalu semrawut. Namun di titik tertentu, seperti sekitar pertigaan Polres Bangli dan kawasan Alun-Alun Bangli, kabel PLN dan telepon tampak melintang di atas jalan.
Murdhita menuturkan, saat ini pihaknya masih melakukan kajian teknis sekaligus koordinasi lanjutan dengan instansi terkait. Hal itu dilakukan untuk memastikan rencana pemindahan kabel tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. “Masih kami kaji secara teknis. Nanti dilihat hasilnya seperti apa,” ujarnya.
BACA JUGA:Pujawali di Pura Puseh Bangli, Bupati Sedana Arta Ajak Jaga Tri Hita Karana
Terkait waktu pelaksanaan, Murdhita belum bisa memastikan kapan proyek tersebut mulai dikerjakan. Ia menegaskan, penataan kabel tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bangli. Pendanaan direncanakan berasal dari pihak asosiasi dan para penyedia layanan yang tergabung di dalamnya.
Menurut dia, para provider nantinya juga akan berbagi jalur kabel bawah tanah agar lebih efisien dan tertata. Jika tahap awal berjalan lancar, Pemkab Bangli akan mempertimbangkan penataan serupa di wilayah lain.
Sumber: