DENPASAR, DISWAYBALI.ID - Cuaca buruk yang melanda Kota Denpasar sejak Selasa dini hari berujung pada serangkaian kejadian darurat di sejumlah wilayah.
Hujan deras disertai angin kencang tidak hanya menyebabkan kerusakan bangunan, tetapi juga mengakibatkan seorang anak mengalami luka akibat tertimpa pohon tumbang.
Insiden tersebut terjadi pada Selasa pagi (20/1/2026) sekitar pukul 06.30 Wita di kawasan Banjar Pengiasan, Desa Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat.
BACA JUGA:Pemkot Denpasar Buka Ruang Aspirasi Pembangunan di Musrenbang Denpasar Selatan
Sebuah pohon berukuran cukup besar roboh dan menimpa rumah warga di Jalan Pulau Salawati, Gang II. Saat kejadian, seorang anak berusia sembilan tahun berada di dalam rumah dan tengah bersiap berangkat sekolah.
Akibat tertimpa bagian bangunan, korban mengalami luka di wajah serta beberapa bagian tubuh lainnya.
Warga sekitar segera memberikan pertolongan sebelum korban dibawa ke Rumah Sakit Surya Husada untuk mendapatkan perawatan medis.
Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxsmy Saraswaty, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung turun ke lapangan setelah menerima laporan dari warga.
Berdasarkan informasi keluarga, kejadian berlangsung sangat cepat saat hujan dan angin masih cukup kencang.
Laxsmy memastikan seluruh biaya perawatan korban ditanggung melalui BPJS Kesehatan milik keluarga. Selain itu, bantuan darurat berupa sandang juga telah disalurkan.
Penanganan kejadian ini melibatkan sejumlah instansi, di antaranya BPBD Kota Denpasar, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, DLHK, Disdikpora, dan Dinas Sosial.
Selain pohon tumbang, cuaca ekstrem juga memicu angin puting beliung yang terjadi beberapa jam sebelumnya. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.30 Wita dan menerjang sejumlah kawasan di Denpasar Selatan dan Denpasar Timur.
Wilayah yang terdampak meliputi Sanur, Sidakarya, hingga Kesiman. Angin kencang yang disertai hujan deras menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah warga.
Beberapa atap rumah dilaporkan terlepas, pohon tumbang menutup akses jalan, hingga pelinggih roboh akibat terpaan angin.