OJK–BPS Genjot Data Inklusi Keuangan Bali

Rabu 28-01-2026,21:25 WIB
Reporter : Rivansky Pangau
Editor : Candra Pratama

Selama pelaksanaan survei lapangan pada 4–18 Februari 2026, OJK Provinsi Bali akan melakukan pendampingan melalui kegiatan witnessing di sejumlah daerah sampel untuk memastikan kesesuaian implementasi.

OJK mengajak masyarakat yang terpilih sebagai responden untuk berpartisipasi aktif agar hasil survei dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan bermanfaat bagi penyusunan kebijakan.

Secara nasional, indeks literasi dan inklusi keuangan pada 2025 tercatat 66,46 persen dan 80,51 persen. 

BACA JUGA:BPS Buleleng Perkuat Integrasi Data Statistik Sektoral Lewat Workshop BIMA SAKTI

Pemerintah melalui RPJPN 2025–2045 serta RPJMN 2025–2029 telah menargetkan inklusi keuangan mencapai 93 persen pada 2029 dan 98 persen pada 2045. 

Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan data granular hingga level daerah agar intervensi pemerintah tepat sasaran dan tidak bersifat generik.

Indeks literasi dan inklusi hasil SNLIK 2026 akan menjadi dasar penyempurnaan program peningkatan literasi dan inklusi OJK serta mendukung upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Kategori :