Mereka diduga merupakan kalangan anak muda.
"Semuanya pakai masker," tegasnya.
BACA JUGA:Truk Pengangkut Batu Mundur di Tanjakan Cepaka, Satu Mobil Ringsek
Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Namun, pelemparan batu mengakibatkan kerusakan pada papan akrilik logo BPJS.
"Tidak ada. Kerusakan kaca tidak ada, yang ada ini," ujarnya sambil menunjuk papan logo akrilik yang pecah.
Sebelum melempar batu, para OTK sempat memasang spanduk dan membuat video.
Namun, pihak BPJS belum mengetahui maksud dan tujuan aksi tersebut.
"Kalau itu belum tahu, belum tau pasti. Belum tau pasti tujuannya seperti apa," katanya.
Sementara itu, Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut.
BACA JUGA:Viral! Warga Karangasem Nyaris Jadi Korban Begal di Jalur Sepi Menanga–MunggalIa mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi dari grup WhatsApp Babinsa.
"Saat ini kami sedang melakukan pengecekkan TKP yang mana tadi berdasarkan laporan dari security yang menyampaikan di WA grup dan termonitor oleh babinkamtibmas kami, bahwa di kantor BPJS Kesehatan cabang Denpasar ini tadi didatangi beberapa orang yang tidak dikenal membawa dua buah spanduk yang dipasang di pintu masuk dan keluar," jelasnya.
Ia menambahkan, para pelaku juga sempat melakukan pelemparan batu ke arah logo akrilik BPJS hingga pecah.
"Itu saja. Karena setelah didekati oleh security orang ini sudah meninggalkan tempat. Jadi kita belum tahu maksud dan tujuannya," ujarnya.
Polisi telah mengamankan barang bukti berupa dua spanduk, 4 buah batu yang digunakan untuk melempar, serta rekaman CCTV.
Namun hingga kini, penyelidikan masih berlangsung.
"Rekaman cctv sudah diamankan dan untuk kasus ini tim kami masih akan melakukan pendalaman," tutup Kompol Tomiyasa.