Nuanu Kumpulkan Para Chef dan Pemilik Restoran, Bahas Masa Depan Kuliner Bali

Rabu 04-03-2026,05:36 WIB
Reporter : Rivansky Pangau
Editor : Syifa Lulu

Sejumlah nama yang selama ini menjadi penggerak dapur-dapur paling berpengaruh di Bali hadir sebagai pembicara. 

Di antaranya Hans Christian dari August, Syrco Bakker dari Syrco Base, Chris Smith (7AM, Red Gun Powder, Woods), Wayan Kresna Yasa (HOME, Kaum at Potato Head), Will Goldfarb (Room4Dessert), hingga Andrés Becerra (Santanera, Lennys Bali). 

Turut hadir pula figur seperti Elvira Wijsen (BTIC), Dean Keddel (BRCA, Ginger Moon, Jackson Lily’s), Pablo Fourcard (Milk & Madu, Banksia Hospitality), Daniel Natali (Seniman Coffee), dan sejumlah nama lain yang membentuk lanskap kuliner Bali hari ini.

Di sisi lain, forum ini mendapat dukungan dari Bali Tourism & Investment Chamber, Bali Restaurant & Cafe Association, serta Bali HoreCa Club. 

Yakni tiga asosiasi yang selama ini mendorong kejelasan regulasi dan peningkatan standar operasional industri hospitality di Bali.

Jika selama ini diskusi tentang kuliner Bali lebih banyak berkutat pada rasa, konsep, atau desain ruang, kata Lev, Nuanu Future Talks mencoba menggeser fokus pada arsitektur ekosistemnya. 

“Bagaimana izin diurus dengan benar. Bagaimana standar kerja diterapkan. Bagaimana pertumbuhan tidak mengorbankan keberlanjutan,” tukasnya.

Di tengah laju pembangunan yang kian agresif dan perubahan pola konsumsi wisatawan, forum seperti ini menjadi pengingat bahwa industri kuliner bukan sekadar soal tren. 

Ia adalah sistem ekonomi, sosial, dan budaya yang perlu disepakati bersama arah dan batasnya.

Kategori :