DENPASAR, DISWAYBALI.ID - Menjelang Idul Adha 2026, penjualan hewan kurban khususnya sapi mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Sapi menjadi salah satu hewan kurban favorit karena dalam ajaran Islam dapat dikurbankan secara kolektif oleh tujuh orang.
Ibadah kurban sendiri merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ketaatan kepada Allah SWT.
Selain itu, kurban juga menjadi wujud meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah.
BACA JUGA:Lirik dan Makna Lagu How To Hold An Angel - LANY
Harga sapi kurban bervariasi tergantung bobot dan jenisnya, seperti sapi Limosin hingga Simmental.
Untuk sapi dengan bobot 200–250 kg, harga termurah umumnya mulai dari Rp18 juta.
Harga tersebut bisa berbeda tergantung lokasi, kondisi kesehatan, serta kualitas fisik hewan.
Bagi masyarakat yang ingin berkurban namun memiliki keterbatasan biaya, sistem patungan menjadi solusi yang banyak dipilih.
Berikut estimasi harga sapi kurban 2026 yang bisa dijadikan referensi:
- Sapi bobot 200–250 kg: Rp18.000.000 – Rp30.000.000
- Sapi bobot 250–350 kg: Rp22.000.000 – Rp35.000.000
- Sapi besar premium: Rp30.000.000 – Rp60.000.000
BACA JUGA:DLH Buleleng Percepat Perubahan Sistem Sampah, Warga Diminta Pilah dari Rumah
Sementara untuk jenis tertentu, harga bisa lebih tinggi:
- Sapi Bali: Rp17.000.000 – Rp20.000.000
- Sapi Limosin: Rp35.000.000 – Rp50.000.000
- Sapi Simmental: Rp32.000.000 – Rp48.000.000
- Sapi super jumbo: Rp70.000.000 – Rp125.000.000
Opsi patungan memungkinkan biaya lebih ringan, dengan kisaran Rp2,2 juta hingga Rp3 juta per orang untuk 1/7 bagian sapi berbobot 200–250 kg.