Duta Gianyar dan Badung Tampil Memukau di Panggung Ardha Candra

Jumat 10-07-2026,10:52 WIB
Reporter : Rivansky Pangau
Editor : Rury Pramesti

DENPASAR, DISWAYBALI.ID – Gubernur Bali, Wayan Koster menghadiri Parade Gong Kebyar Dewasa pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026.

Kehadirannya menjadi bentuk dukungan kepada para seniman yang tampil di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali pada Rabu, 8 Juli 2026 malam.

Parade menghadirkan Komunitas Seni Sanggar Naya Art, Br. Menguntur, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, sebagai Duta Kabupaten Gianyar.

Duta Kabupaten Badung diwakili Komunitas Seni Baturenggong, Br. Delod Bale Agung, Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi.

Duta Kabupaten Gianyar membuka penampilan melalui garapan Tabuh Lima Lelambatan berjudul “Guntur Madu”. Duta Kabupaten Badung kemudian mempersembahkan Tabuh Lima Lelambatan Kreasi berjudul “Lawas”.

BACA JUGA:Denpasar Kenalkan Wisata Bahari kepada Peserta Rakerkomwil IV APEKSI 2026

Penampilan berikutnya menghadirkan Tari Kreasi Kekebyaran dari masing-masing duta kabupaten. Gianyar membawakan tari berjudul “Gonggang”, sedangkan Badung mempersembahkan tari berjudul “Masepuh”.

Pada penampilan pamungkas, Duta Kabupaten Gianyar membawakan Pragmen Tari berjudul “Sri Tanjung”.

Garapan tersebut mengangkat kisah kesetiaan Sri Tanjung yang difitnah oleh Prabu Sulakrama.

Fitnah itu membuat Sidapaksa murka hingga membunuh istrinya sendiri, Sri Tanjung.

Setelah mengetahui istrinya tidak bersalah, Sidapaksa memenggal kepala Prabu Sulakrama sebagai penebusan.

BACA JUGA:Nature Positive Tourism Jadi Arah Baru Pariwisata Bali

Penggalan kepala itu dipersembahkan kepada Sri Tanjung untuk menyucikan jiwanya. Penyucian dilakukan setelah tubuh Sri Tanjung sempat dijamah oleh Prabu Sulakrama.

Duta Kabupaten Badung kemudian mempersembahkan Pragmen Tari berjudul “Jero Luh”.

Garapan tersebut mengangkat kisah hidup Si Luh Punggul pada periode 1890 Masehi.

Kategori :