Pertamina, lanjut Simon, menyiapkan sejumlah langkah untuk memperbaiki pelayanan, mulai dari penguatan pasokan dan percepatan pengiriman hingga penambahan armada serta tenaga operator.
Selain Denpasar dan Badung, Pertamina merencanakan penerapan operasional SPBU selama 24 jam di Kabupaten Tabanan dan Gianyar dalam satu hingga dua hari berikutnya. Pelaksanaannya menyesuaikan kesiapan operasional dan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Pertamina juga akan terus memantau perkembangan distribusi dan antrean di lapangan. Hasil pemantauan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menentukan efektivitas penanganan, termasuk waktu pengembalian jam operasional SPBU ke kondisi normal setelah distribusi stabil.(*)