Buka Puasa Tanpa Gorengan, Ini Manfaatnya bagi Tubuh Selama Ramadan
Beberapa keuntungan jika mulai mengurangi gorengan saat berbuka-Freepik-
DENPASAR, DISWAYBALI.ID - Saat azan Magrib berkumandang, meja makan kerap dipenuhi aneka gorengan yang menggoda.
Bakwan hangat, risoles renyah, hingga pastel isi sayur seolah menjadi "menu wajib" untuk mengakhiri puasa.
Sensasi gurih setelah seharian menahan lapar memang sulit ditolak. Namun di balik kenikmatannya, ada hal yang patut diperhatikan.
BACA JUGA:Salat Witir sebagai Penyempurna Tarawih, Ini Niat dan Doa yang Dianjurkan
Kebiasaan berbuka dengan gorengan setiap hari selama Ramadan ternyata bisa memberi dampak kurang bersahabat bagi tubuh. Kandungan lemak jenuh dan minyak berlebih berisiko membebani sistem pencernaan, apalagi setelah hampir 13 jam tubuh tidak menerima asupan.
Jika dikonsumsi terus-menerus, pola ini juga dapat memicu gangguan kesehatan lain dalam jangka panjang.
Belakangan, gaya hidup sehat seperti clean eating makin diminati. Pola makan ini menekankan konsumsi makanan segar, minim proses, serta rendah lemak jenuh. Banyak yang mulai menerapkannya selama bulan puasa agar tubuh tetap fit, tidak mudah lemas, dan berat badan lebih terkontrol.
Berikut beberapa keuntungan jika mulai mengurangi gorengan saat berbuka:
1. Pencernaan Lebih Nyaman
Setelah beristirahat cukup lama, lambung membutuhkan asupan yang ringan dan mudah dicerna. Makanan tinggi minyak bisa membuat perut terasa begah, mual, bahkan memicu asam lambung naik. Menu seperti kurma, buah segar, sup hangat, atau makanan kukus membantu tubuh beradaptasi secara perlahan.
BACA JUGA:Tradisi Ziarah Kubur Sebelum Ramadan, Simak Doa dan Keutamaannya
2. Berat Badan Lebih Terkendali
Gorengan umumnya tinggi kalori. Jika disantap hampir setiap hari, angka timbangan bisa naik tanpa disadari. Mengganti dengan makanan rebus, panggang, atau berkuah ringan membuat asupan kalori lebih terjaga selama Ramadan.
3. Energi Tidak Mudah Drop
Makanan berminyak sering membuat tubuh terasa cepat mengantuk setelah berbuka. Sebaliknya, asupan yang kaya serat dan protein membantu energi dilepas secara bertahap. Tubuh pun terasa lebih segar untuk melanjutkan aktivitas malam, termasuk tarawih.
4. Menjaga Kesehatan Jantung
Lemak jenuh yang berlebihan dapat memengaruhi kadar kolesterol. Dengan mengurangi gorengan, risiko gangguan pembuluh darah bisa ditekan sehingga kesehatan jantung lebih terjaga.
5. Kulit Lebih Terawat
Asupan berminyak kerap dikaitkan dengan munculnya masalah kulit, termasuk jerawat. Mengatur pola makan selama Ramadan bisa membantu menjaga keseimbangan produksi minyak dalam tubuh, sehingga kulit tampak lebih bersih.
Sumber: