Lezat Tapi Tinggi Kalori, Menkes Sarankan Batasi Konsumsi Nastar
Menkes ingatkan masyarakat agar menjaga pola konsumsi saat lebaran-Freepik-
DENPASAR, DISWAYBALI.ID - Momen Lebaran memang tak bisa dipisahkan dari aneka hidangan manis, salah satunya nastar yang selalu jadi primadona di meja tamu.
Rasanya yang legit dan ukurannya yang kecil sering kali membuat orang tak sadar sudah makan terlalu banyak.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan agar masyarakat tetap bijak dalam mengonsumsi camilan tersebut.
BACA JUGA:595 Ribu Penumpang Padati Bandara Ngurah Rai Selama Lebaran 2026, Trafik Naik 4 Persen
Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, ia menjelaskan bahwa kandungan kalori nastar tergolong tinggi. Bahkan, sekitar tiga buah nastar disebut setara dengan satu porsi nasi putih.
Ia mengungkapkan, jika seseorang mengonsumsi hingga 10 buah nastar, jumlah kalorinya bisa menyamai satu kali makan lengkap dengan lauk dan sayur.
Padahal berbeda dengan makanan utama, nastar tidak memberikan rasa kenyang yang cukup lama sehingga berisiko membuat seseorang makan berlebihan tanpa disadari.
Dalam unggahan yang sama, Budi juga membagikan tips sederhana agar tetap bisa menikmati sajian Lebaran tanpa khawatir berlebihan.
Ia menyarankan agar masyarakat cukup mencicipi satu buah kue di setiap rumah yang dikunjungi, dengan total konsumsi maksimal sekitar tiga buah kue per hari.
BACA JUGA:Mudik Lebaran 2026, Penumpang Bali-Jawa Tembus 494 Ribu Orang
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga pola makan seimbang selama Lebaran. Konsumsi makanan manis dan gorengan sebaiknya diimbangi dengan asupan buah, sayur, serta sumber protein yang lebih sehat.
Kementerian Kesehatan juga mengingatkan pentingnya tetap aktif bergerak meski suasana Lebaran identik dengan waktu santai dan berkumpul bersama keluarga.
Aktivitas ringan seperti berjalan kaki setelah makan, peregangan, atau olahraga ringan dapat membantu menjaga pencernaan tetap lancar sekaligus mengontrol berat badan selama masa libur.
Sumber: