Denpasar Kejar 90 Ribu KK Terdata, Data Perlinsos Digenjot hingga Cut-Off Akhir Agustus 2026

Denpasar Kejar 90 Ribu KK Terdata, Data Perlinsos Digenjot hingga Cut-Off Akhir Agustus 2026

Denpasar Kejar 90 Ribu KK Terdata, Data Perlinsos Digenjot hingga Cut-Off Akhir Agustus 2026--Dok. Pemkot Denpasar

DENPASAR, DISWAY.ID – Pemerintah Kota Denpasar terus mempercepat pemutakhiran data masyarakat sebagai bagian dari penguatan program penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial.

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) dan Percepatan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Kota Denpasar.

Rapat dipimpin Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa di Ruang Sewaka Mahottama, Graha Sewakadarma, Lumintang, Senin, 3 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus menyatukan langkah seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memastikan pendataan sosial berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

BACA JUGA:70 Calon Paskibraka Buleleng Mulai Digembleng, Misi Sukseskan Pengibaran Merah Putih 17 Agustus

Rakor dihadiri Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, para pimpinan OPD yang berperan sebagai bapak angkat desa dan kelurahan, camat se-Kota Denpasar, serta seluruh perbekel dan lurah.

Ekonomi Denpasar Tumbuh 6,11 Persen

Arya Wibawa mengatakan, rapat koordinasi TKPK menjadi bagian dari evaluasi berkala terhadap berbagai program penanggulangan kemiskinan di Kota Denpasar.

Menurutnya, sinergi antara OPD, kecamatan, hingga desa dan kelurahan sangat penting agar intervensi pemerintah benar-benar menyentuh kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang selama ini aktif mendukung program tersebut.

"Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran OPD, camat, dan perbekel/lurah atas kerja keras serta kolaborasi aktif yang telah ditunjukkan selama ini," ujar Arya Wibawa.

BACA JUGA:Wali Kota Denpasar Hadiri Karya Agung di Pedungan, Tradisi Bali Dijaga Lewat Semangat Gotong Royong

Dari sisi makro, sejumlah indikator pembangunan Kota Denpasar menunjukkan perkembangan positif.

Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 6,11 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Denpasar berada di posisi tertinggi di Bali dan masuk jajaran 10 besar secara nasional.

Sumber:

Berita Terkait