Praktis tapi Berbahaya: Nasi Sisa Ternyata Bisa Picu Keracunan, Ini Penjelasannya

Praktis tapi Berbahaya: Nasi Sisa Ternyata Bisa Picu Keracunan, Ini Penjelasannya

Ilustrasi nasi putih-Freepik-

DENPASAR, DISWAYBALI.ID - Banyak orang memilih memakan nasi sisa karena dianggap praktis dan menghemat waktu. Tapi kebiasaan ini ternyata tidak selalu aman. 

Para ahli mengingatkan bahwa konsumsi nasi yang sudah disimpan terlalu lama berpotensi memicu keracunan makanan jika tidak ditangani dengan benar. 

Sebagian makanan memang masih aman disantap kembali meski sudah disimpan sejak kemarin atau dua hari sebelumnya. 

BACA JUGA:Bingung Mulai Diet? Ahli Gizi Rilis 5 Pola Makan Teraman dan Paling Efektif

Namun hal itu tidak berlaku untuk nasi. Berbeda dengan lauk atau jenis makanan tertentu yang bisa bertahan lebih lama, nasi justru lebih rentan terkontaminasi bakteri meski sudah dimasak dengan suhu tinggi. 

1. Risiko Bahaya dari Nasi Sisa 

Nasi yang disimpan terlalu lama, apalagi dalam suhu ruang, dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri yang membahayakan sistem pencernaan. 

Meskipun nasi dibiarkan di rice cooker, beberapa jenis spora bakteri tetap dapat bertahan dan hidup. 

Jika kondisi ini dibiarkan, nasi bisa memicu gangguan pada usus dan menyebabkan gejala keracunan makanan. 

2. Mengapa Nasi Sisa Berbahaya

Salah satu bakteri yang kerap ditemukan pada nasi adalah Bacillus cereus. 

BACA JUGA:Minum Kopi Tiga Cangkir Sehari? Peneliti Temukan Manfaatnya pada Proses Penuaan

Spora bakteri ini mampu bertahan meski nasi sudah dimasak. Ketika nasi dibiarkan pada suhu antara 4–60°C—yang dikenal sebagai zona bahaya—spora tersebut akan berkembang biak dengan cepat. 

Proses pertumbuhan bakteri yang pesat itulah yang akhirnya menghasilkan racun dan menimbulkan gejala mual, muntah, hingga diare.

Spora Bacillus cereus sendiri berasal dari tanah, sehingga mudah menempel pada padi dan ikut terbawa hingga menjadi nasi matang. 

Spora ini juga dapat ditemukan pada makanan berbahan tepung atau biji-bijian lain seperti mie dan pasta, sehingga risiko kontaminasinya cukup tinggi. 

3. Fried Rice Syndrome

Sumber: