DENPASAR, DISWAYBALI.ID - Pemerintah Kota Denpasar mulai memanfaatkan teknologi baru untuk mengatasi persoalan saluran air yang kerap tersumbat.
Dua unit mesin vacuum jetting kini resmi dioperasikan guna mempercepat pembersihan drainase, terutama di titik-titik yang sulit dijangkau petugas secara manual.
Mesin dengan nilai investasi mencapai Rp 10 miliar itu saat ini sudah diterjunkan di kawasan TPA Suwung, Denpasar. Fokus penanganan dilakukan pada saluran air lindi yang mengalami penyumbatan akibat tumpukan sampah.
BACA JUGA:Pemkot Denpasar Pastikan Kepesertaan BPJS 24 Ribu Warga Tetap Aktif Meski PBI Dicabut
Kondisi tersebut dinilai cukup krusial karena air lindi tidak boleh langsung dialirkan ke sungai lantaran berisiko mencemari lingkungan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Denpasar, Ketut Ngurah Artha Jaya, menjelaskan bahwa penggunaan vacuum jetting menjadi solusi paling efektif untuk kondisi tersebut. Ia menyebut, air yang menggenang terpaksa harus disedot agar area tidak terus dalam kondisi becek dan menimbulkan masalah baru. Penjelasan itu disampaikannya saat ditemui di Kantor PUPR Kota Denpasar, Selasa (10/2/2026).
Dua unit mesin yang dioperasikan memiliki kapasitas berbeda. Satu unit mampu menampung hingga 5.000 liter, sementara unit lainnya berkapasitas 2.500 liter.
Keduanya bekerja dengan sistem gabungan, yakni menyemprotkan air bertekanan tinggi untuk melunakkan material penyumbat, lalu menyedot lumpur dan sampah yang sudah terurai.
Mesin berkapasitas besar nantinya akan difokuskan untuk menangani drainase di ruas jalan utama. Sementara unit yang lebih kecil disiapkan untuk kawasan dengan akses sempit yang sulit dijangkau kendaraan besar. Sistem dua tabung yang digunakan memungkinkan proses pembersihan berjalan lebih cepat dan menyeluruh.
BACA JUGA:Mesin DJ Picu Kebakaran di Denpasar, 28 Meja Biliar Hangus
Artha Jaya juga menilai kehadiran vacuum jetting ini sangat membantu kinerja petugas di lapangan. Jika sebelumnya alat penyedot hanya mampu menangani air, kini lumpur dan material padat pun bisa diatasi dengan lebih maksimal.
Selain pengoperasian mesin baru, Dinas PUPR Kota Denpasar juga menyiapkan sejumlah proyek infrastruktur lain pada tahun ini. Salah satunya pembangunan rumah pompa di kawasan Sanur, tepatnya di Jalan Bumi Ayu, yang ditujukan untuk mengurangi genangan air saat musim hujan. Proyek tersebut disebut sudah masuk dalam anggaran dan ditargetkan mulai beroperasi tahun ini.