Atasi Isu Strategis Sampah, Gianyar Resmi Kerja Sama dengan Kota Osaki

Kamis 12-02-2026,20:00 WIB
Reporter : Rury Pramesti
Editor : Rury Pramesti

GIANYAR, DISWAYBALI.ID - Pemerintah Kabupaten Gianyar menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Osaki, Prefektur Kagoshima, Jepang, untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah. Kesepakatan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna persetujuan rencana kerja sama (action plan) yang digelar pada Kamis, 12 Februari 2026.

Kerja sama ini dipandang sebagai langkah strategis dalam menjawab persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di Kabupaten Gianyar. 

Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun menjelaskan bahwa ada dua tujuan utama yang ingin dicapai. Pertama, mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Temesi. Kedua, meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar lebih terampil dan efektif dalam mengelola sampah.

BACA JUGA:Badung Bersiap Hadapi Penutupan TPA Suwung, Pemilahan Sampah Jadi Fokus Utama

Ia menegaskan bahwa kolaborasi tersebut tidak hanya berfokus pada bantuan mesin atau teknologi. Transfer pengetahuan dan perubahan budaya pengelolaan sampah justru menjadi poin penting. 

Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap Kota Osaki dapat memberikan pendampingan langsung kepada para pengelola persampahan sehingga sistem yang diterapkan bisa berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan.

Peningkatan kapasitas itu juga dinilai perlu dibarengi dukungan teknologi serta penguatan sistem pengelolaan lingkungan yang terintegrasi. Dengan pendekatan tersebut, manfaatnya diharapkan terasa lebih luas. Tidak hanya berdampak pada efisiensi pengelolaan sampah, tetapi juga memberikan nilai ekonomi, meningkatkan kesehatan masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam membuang sampah.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Gianyar I Nyoman Amerthayasa menyampaikan bahwa rencana kerja sama tersebut telah melalui penilaian yang komprehensif. Dari sisi perangkat daerah, aspek hukum, hingga kemampuan keuangan daerah, Pemkab Gianyar dinilai telah siap menjalankan kerja sama internasional tersebut.

Ia juga menilai kolaborasi ini merupakan bagian dari langkah konkret pemerintah daerah dalam menangani persoalan sampah yang kini menjadi salah satu isu strategis di Gianyar. 

BACA JUGA:Citra Pariwisata Dipertaruhkan, Bali Bentuk Satgas Sampah

Pengelolaan sampah, menurutnya, perlu dipandang sebagai bagian dari siklus kehidupan yang harus ditangani secara bijaksana dan bertanggung jawab.

Meski begitu, Komisi II DPRD Gianyar tetap memberikan sejumlah catatan. Kejelasan ruang lingkup teknis pelaksanaan kerja sama perlu diperinci. Kesiapan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar juga harus dipastikan. 

Dukungan sumber daya manusia yang memadai menjadi faktor penting agar program ini dapat berjalan efektif dan sesuai harapan.

Kategori :