Sambut Perayaan Imlek 2026 Tahun Kuda Api Bersama INTI, Wagub Bali Tegaskan Ikatan Historis Tionghoa-Bali

Sabtu 21-02-2026,21:22 WIB
Reporter : Rivansky Pangau
Editor : Syifa Lulu

BACA JUGA:Biar Makin Hoki! Ini 7 Makanan Wajib Saat Imlek dan Maknanya

Ia mengingatkan bahwa hubungan Tionghoa dan Bali telah terjalin sejak zaman Dinasti Tang, termasuk kisah perkawinan raja Bali dengan putri Tiongkok, Kang Ching Wie, sebagai simbol akulturasi budaya.

Ornamen, kehidupan sosial, hingga kuliner menjadi bukti bahwa keberagaman di Bali bukan sekadar slogan, melainkan cara hidup yang telah menyatu secara alami selama berabad-abad.

Memasuki Tahun Kuda Api, ia menyebut simbol tersebut melambangkan gairah, energi, dan kemandirian untuk melangkah maju dengan semangat nasionalisme, kolaborasi, dan inklusivitas.

Sementara itu, Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar, Zhang Zhisheng, menegaskan bahwa Tiongkok dan Indonesia sama-sama merupakan negara berkembang utama dan kekuatan penting di kawasan Global Selatan.

Menurutnya, hubungan bilateral kedua negara dalam beberapa tahun terakhir berkembang pesat dan memasuki tahap baru dalam membangun komunitas senasib sepenanggungan yang saling menguntungkan.

BACA JUGA:Jelang Imlek 2026, Vihara Satya Dharma Benoa Rampungkan 70 Persen Persiapan

Data perdagangan menunjukkan tren positif. Total perdagangan bilateral tahun 2025 mencapai USD 167,5 miliar atau meningkat 13,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Ekspor Indonesia ke Tiongkok tercatat USD 82,2 miliar, naik 15,6 persen.

Di sektor pariwisata, sebanyak 1,34 juta wisatawan Tiongkok daratan berkunjung ke Indonesia sepanjang 2025, dengan 537.000 di antaranya berkunjung ke Bali meningkat 19 persen dibandingkan 2024.

“Kami berharap kerja sama pragmatis di berbagai bidang akan berkembang lebih cepat dan lebih baik di Tahun Kuda, seperti kuda yang berlari kencang,” ujarnya.

Perayaan Imlek bersama INTI Bali berlangsung meriah dan penuh nuansa tradisi. 

BACA JUGA:Jelang Imlek 2026, Dinas Ketahanan Pangan Pastikan Pasokan Ayam di Tabanan Cukup

Salah satu prosesi khas yang dilakukan adalah 'yu sheng' atau tradisi mengaduk sayur bersama yang melambangkan harapan akan rezeki melimpah, kemakmuran, dan kebersamaan di tahun yang baru. 

Para tamu undangan bersama-sama mengangkat sumpit tinggi-tinggi saat mengaduk sebagai simbol peningkatan keberuntungan dan kesejahteraan.

Acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan barongsai dan liong yang atraktif, tarian tradisional Tionghoa, serta hiburan musik bernuansa oriental yang memukau para undangan.

Kategori :