TACO Gandeng Studio Banda Dorong Desain Sirkular Lewat 'Modulus Laminata'

Minggu 16-08-2026,21:11 WIB
Reporter : Rivansky Pangau
Editor : Rury Pramesti

“Bersama TACO, kami mengeksplorasi bagaimana material HPL yang sebelumnya dipandang sebagai sisa produksi, dapat diolah kembali menjadi objek yang memiliki fungsi sekaligus nilai artistik,” jelasnya.

Cokorda berharap pendekatan tersebut dapat memperluas penerapan desain sirkular di kalangan desainer.

“Kami berharap Modulus Laminata dapat mendorong lebih banyak desainer untuk melihat desain sirkular, sebagai pendekatan yang relevan bagi masa depan industri,” imbuhnya.

Sementara itu, General Manager of Community Development TACO, Andika Tjandra mengungkapkan, bahwa TACO juga memiliki rentang harga produk yang sangat bervariasi.

BACA JUGA:Wisuda ke-40 Universitas Malahayati Lepas 357 Lulusan, Ada IPK 4,00 dan Kisah Haru Penerima KIP

"Jadi kalau kami tuh kayak di HPL aja, kami tuh sebenarnya punya range. Ada yang kalau kita ngomongnya tuh HPL Essential yang ibaratnya harganya memang merakyat," ungkapnya.

Selain lini produk HPL yang merakyat,  Andika membeberkan bahwa TACO juga menyediakan varian ekonomis lainnya, termasuk untuk lini produk pelapis lantai demi menjangkau target pasar menengah ke bawah.

"TACO tuh terkenal sebenarnya produk yang mass. Tapi ada juga yang Eco HPL, nah itu yang layer yang lebih ekonomisnya. Bahkan flooring pun juga punya, ada yang standarnya TACO Flooring, tapi ada juga Eco Flooring yang lebih untuk market di bawah," jelasnya lebih lanjut.

Lebih jauh, Andika menegaskan, bahwa untuk melengkapi pasar massal tersebut, perusahaannya turut menghadirkan koleksi premium berupa katalog profesional, yang motifnya telah dikurasi khusus untuk memenuhi standar proyek-proyek kelas atas. 

"Koleksi curated kami tuh untuk yang HPL-HPL yang bisa dibilang Ultimate, yang kayaknya mata desainer itu ngelihat ini cocok untuk proyek-proyek yang lebih premium. Kami kurasi dari 400 motif tadi menjadi sekitar 110 sampai 120 motif yang memang desainer-desainer di kota besar terima," pungkasnya.

BACA JUGA:Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI

Eksplorasi Modulus Laminata turut diperkenalkan melalui TACO Social Club Bali. Ruang ini menjadi wadah edukasi dan kolaborasi bagi desainer serta arsitek.

Dalam kegiatan tersebut, TACO dan Studio Banda menggelar talk show mengenai proses kreatif dan eksplorasi material di balik “Modulus Laminata”, di Shotgun Social Club, Sanur.

Peserta juga mengikuti workshop dengan mengolah sisa HPL menjadi kreasi lampu. Kegiatan ini memperlihatkan penerapan desain sirkular secara langsung melalui pemanfaatan material yang tersisa.

Selain program kolaborasi, TACO juga memiliki TACO Material Studio Bali di kawasan Sunset Road. Fasilitas tersebut menjadi ruang inspirasi dan solusi material bagi desainer serta arsitek.

TACO Material Studio Bali menyediakan beragam solusi material TACO. Para profesional juga dapat berdiskusi, mengeksplorasi aplikasi produk secara langsung, serta memperoleh sampel material untuk mendukung proses perancangan.

Kategori :