Sulit Menghentikan Pikiran Negatif? Ini Cara Menenangkan Diri saat Overthinking

Sulit Menghentikan Pikiran Negatif? Ini Cara Menenangkan Diri saat Overthinking

Cara penanganan overthinking--unsplash

DENPASAR, DISWAYBALI.ID - Overthinking atau kebiasaan berpikir berlebihan menjadi salah satu keluhan kesehatan mental yang semakin banyak dialami oleh banyak masyarakat. Kondisi ini ditandai dengan pikiran yan terus berputar memikirkan berbagai kemungkinan yang belum terjadi.

Dalam situasi tertentu, overthinking dapat membuat seseorang merasa cemas, kelelahan secara mental, hingga kesulitan untuk merasakan tenang. Jika hal itu dibiarkan tanpa adanya penanganan, maka kebiasaan itu bisa berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari.

Selain itu overthinking juga bisa kerap muncul saat seseorang menghadapi masalah pribadi, tekanan pekerjaan atau ketidapastian tertentu. Pikiran yang berlebihan ini tidak hanya membuat seseorang merasa tidak nyaman, tetapi juga dapat memicu kecemasan, menurunkan konsentrasi, dan mengganggu waktu istirahat apabila terjadi secara terus-menerus.

BACA JUGA:Stres Berkepanjangan Bisa Mengganggu Kesehatan Mental, Perlu Dikelola agar Tidak Berdampak Serius

Overthinking merupakan kondisi ketika seseorang secara terus-menerus memiirkan sesuatu masalah secara berlebihan, sering kali disertai dengan kekhawatiran terhadap berbagai kemungkinan yang belum tentu terjadi.

Kondisi ini dapat dialami siapa saja dan biasanya muncul saat seseorang menghadapi tekanan, ketidakpastian, atau beban emosional tertentu. Secara psikologis, overthinking berkaitan erat dengan respons kecemasan.

Pikiran yang sulit dikendalikan membuat tubuh berada dalam kondisi siaga, sehingga memicu rasa tegang, gelisah, dan sulit merasa untuk tenang. Jika berlangsung secara terus-menerus, maka overthinking dapat memengaruhi kesehatan mental, kualitas tidur, serta kemampuan seseorang dalam mengambil keputusan.

Beberapa faktor yang memicu overthinking antara lain adalah tekanan pekerjaan, masalah pribadi, pengalaman negatif di masa lalu, serta kebiasaan memikirkan penilaian orang lain. Paparan informasi yang berlebihan terutama dari media sosial juga dapat memperburuk kondisi ini karena membuat seseorang terus membandingkan diri dengan orang lain.

Untuk menenangkan diri saat overthinking, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menyadari bahwa pikiran sedang bekerja secara berlebihan. Mengenali kondisi ini penting agar seseorang tidak larut dalam arus pikiran negatif yang terus berulang.

BACA JUGA:Apakah Penyakit Autoimun Bisa disembuhkan? Begini Penjelasan dan Fakta Lengkapnya!

Teknik pernapasan juga dapat menjadi cara sederhana, tetapi efektif untuk menenangkan pikiran. Menarik napas dalam secara perlahan, menahannya beberapa detik, lalu menghembuskannya secara perlahan dapat membantu menurunkan ketegangan pada tubuh dan pikiran.

Selain itu teknik grounding juga dapat membantu mengalihkan fokus dari pikiran yang berlebihan. Mengamati lingkungan sekitar, seperti menyebutkan benda yang terlihat atau suara yang terdengar, membantu pikiran kembali pada kondisi saat ini dan mengurangi kecemasan.

Mengalihkan perhatian secara sementara juga bisa menjadi pilihan, misalnya dengan melakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki, mendengarkan musik, atau melakukan peregangan. Aktivitas ini membantu menghentikan siklus pikiran yang berulang dan memberi waktu bagi pikiran untuk beristirahat.

Berbicara pada diri sendiri dengan cara yang realistis juga penting. Mengingat diri bahwa tidak semua pikiran mencerminkan kenyataan dapat membantu meredakan kecemasan. Mengganti pikiran negatif dengan sudut pandang yang lebih rasional dapat membuat seseorang merasa lebih tenang.

Sumber: